Dispora KaltimPariwara

POPDA Kaltim 2025 Hanya Gelar 14 Cabor, Dispora Sebut Bagian Dari Kesiapan Tuan Rumah dan Efisiensi Anggaran

Garda.co.id, Samarinda – Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Kalimantan Timur tahun 2025 akan dihelat dengan format lebih sederhana. Dari 21 cabang olahraga yang biasanya dipertandingkan, hanya 14 cabor yang masuk daftar resmi, keputusan yang diambil ini mengingat adanya efisiensi anggaran dan penyesuaian dengan kesiapan fasilitas tuan rumah.

Kepala Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Kaltim, Rasman Rading, mengatakan keputusan ini merupakan hasil rapat koordinasi bersama pemerintah daerah tuan rumah. Selain keterbatasan anggaran, faktor ketersediaan sarana pendukung dan keberadaan atlet di masing-masing cabor juga menjadi pertimbangan.

“Disepakati hanya 14 cabang olahraga yang dipertandingkan. Ada dua cabor ekshibisi, Pickleball dan Woodball, tetapi keduanya tidak masuk dalam perolehan medali,” jelas Rasman.

Sebelumnya, penyelenggara sempat berencana menggelar seluruh cabor POPNAS. Namun, kondisi keuangan daerah membuat rencana tersebut harus dipangkas. Rasman menegaskan, semua cabor yang dipilih berasal dari daftar resmi POPNAS, hanya saja yang diprioritaskan adalah cabor yang dinilai paling siap digelar.

“Cabor yang tidak diambil bukan berarti tidak penting, hanya saja di beberapa daerah belum tersedia atlet atau perlengkapannya,” ujarnya.

Mengacu pada Peraturan Presiden Nomor 86 Tahun 2021 tentang Desain Besar Olahraga Nasional (DBON), Rasman menekankan bahwa daerah cukup fokus mengembangkan cabor unggulan masing-masing, tanpa kewajiban memiliki semua cabor.

Selain itu, aturan nasional menetapkan minimal empat peserta untuk sebuah nomor pertandingan agar dapat dipertandingkan.

Rasman berharap meski jumlah cabor terbatas, POPDA 2025 tetap berjalan sukses dan menjadi bahan evaluasi bagi daerah untuk meningkatkan pembinaan atlet, ketersediaan fasilitas, serta partisipasi di ajang olahraga pelajar.

“Target kami ke depan adalah POPDA yang lebih lengkap, lebih siap, dan melahirkan atlet-atlet muda berprestasi untuk Kaltim,” pungkasnya. (Dry/Adv/DisporaKaltim)

BACA JUGA :  DPRD Kukar Rampungkan Pembahasan Tujuh Raperda Pembentukan Desa Baru
Back to top button