Pariwara

Pasca Lebaran, Pasar Harus Terbebas Dari Kesan Kumuh

Garda.co.id, Samarinda – Setelah satu bulan memasuki bulan puasa hingga perayaan Idul Fitri, tingkat kunjungan di pasar tradisional seakan meningkat. Sehingga terlihat kumuh seperti yang terlihat di Pasar Induk Segiri.

Tak heran Wali Kota Samarinda, Andi Harun, langsung memerintahkan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda untuk melakukan pembersihan sejak Rabu (04/05/2022). Lantaran produksi sampah di pasar tradisional sudah pasti bertambah, menjelang perayaan Idul Fitri.
“Saya targetkan dalam sepekan ini, pasar tradisional harus bersih,” ucapnya.

Ia pun membiasakan agar kegiatan bersih-bersih pasca Idul Fitri harus mulai dilakukan. Termasuk mempertahankan kebersihan pasar memang bukan perkara mudah.

“Intinya harus dimulai dulu, sekalipun masih hari libur pun saya minta OPD yang berkaitan untuk turun,” jelasnya.

Sekitar pukul 20.00 Wita, Kepala Disdamkar Samarinda, Hendra AH, telah menurunkan timnya yang membawa sebanyak dua fire truk untuk masing-masing posko.

“Kami diminta bantuan dinas perdagangan membantu penyemprotan pembersihan pasar segiri,” ungkapnya.

Pembersihannya menyasar area los ikan dan akses jalan masuk pasar Segiri. Ia mengaku giat pembersihan pasar akan terue berlanjut , terutama ke pasar yang terlihat kumuh dan ramai kunjungan.
“Rencananya besok (05/05/2022) kami ke Pasar Merdeka, karena semua pasar bakal disterilkan seperti ini,” tutup Hendra. (Mr)

BACA JUGA :  Kasus Terkonfirmasi COVID-19 di Kaltim dalam Sehari Meroket hingga 1.333 Laporan Positif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button