Agustinus Sudarsono: Komisi I DPRD Kukar Terus Kawal Keadilan Lingkungan dari Hulu ke Hilir
Garda.co.id, Kukar – Ketika alam mulai menunjukkan tanda-tanda kerusakan, Komisi I DPRD Kukar memilih turun langsung merespons keresahan masyarakat.
Di bawah kepemimpinan Agustinus Sudarsono, lembaga ini menguatkan perannya sebagai pengawal isu lingkungan dan penyeimbang antara pembangunan dan keberlanjutan.
Agustinus menyatakan bahwa tugas utama mereka bukan hanya mendengar, tetapi juga memastikan tindak lanjut dari setiap laporan masyarakat terkait kerusakan lingkungan.
“Kami tidak ingin aspirasi warga hanya berhenti di meja pengaduan. Harus ada aksi di lapangan,” tegasnya.
Beragam laporan datang dari masyarakat, mulai dari pencemaran sungai, abrasi pesisir, hingga rusaknya kawasan hutan. Komisi I pun menjadikan hal ini sebagai prioritas pengawasan, sambil mendorong pemerintah dan perusahaan untuk lebih bertanggung jawab.
Salah satu kasus yang dikawal serius adalah dampak pencemaran laut terhadap habitat kerang dara di pesisir Kukar. Komisi I berinisiatif memediasi warga dan pihak terkait untuk menghindari konflik sosial serta menuntut penanganan cepat.
“Kami tidak tinggal diam. Kasus ini menyangkut sumber nafkah warga. Maka kami terus mengawal sampai hak mereka terpenuhi,” jelas Agustinus.
Lebih dari itu, Komisi I juga mendorong agar pelibatan masyarakat dalam pengawasan lingkungan menjadi kebijakan permanen. Menurut Agustinus, warga adalah mitra utama yang memiliki kedekatan langsung dengan alam.
“Kita harus percaya bahwa masyarakat mampu menjaga lingkungannya jika diberi ruang dan dukungan. Mereka bukan hanya korban, tapi bagian dari solusi,” kata Agustinus.
Koordinasi lintas instansi juga diperkuat agar setiap permasalahan tidak berlarut-larut. Komisi I rutin berdiskusi dengan dinas terkait, baik dalam skema pencegahan maupun penindakan.
Agustinus pun menegaskan kembali komitmen DPRD Kukar untuk terus berpihak pada rakyat.
“Tugas kami adalah memastikan kebijakan yang berpihak pada masyarakat dan lingkungan. Itu prinsip yang tidak bisa ditawar,” ucapnya.
Dengan langkah-langkah tersebut, Komisi I membuktikan bahwa keberpihakan terhadap lingkungan adalah bagian dari keberpihakan terhadap masa depan rakyat.
“Kukar harus menjadi contoh daerah yang peduli, bukan hanya pada pembangunan, tapi juga pada keberlanjutan,” tutup Agustinus. (Adv/fa)






