DPRD Kukar Fasilitasi Pedagang Pasar Tangga Arung Bahas Solusi Retribusi
Garda.co.id, Tenggarong– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengawal aspirasi masyarakat.
Melalui Rapat Dengar Pendapat (RDP) beberapa waktu lalu, DPRD Kukar mempertemukan pedagang Pasar Tangga Arung dengan pihak pemerintah daerah untuk mencari solusi terkait retribusi yang dinilai memberatkan.
RDP yang berlangsung di ruang Komisi I DPRD Kukar tersebut dipimpin Anggota Komisi I, Desman Minang Endianto, dan turut dihadiri anggota Komisi I lainnya yakni Erwin, Jamhari, dan Wandi.
Dari pihak pemerintah, hadir Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Industri (Disperindag) Kukar, Sayid Fatullah, Kepala Inspektorat Kukar, Heriansyah, serta Kabag Hukum dan Ekonomi Setkab Kukar.
Kehadiran lintas instansi ini mencerminkan keseriusan pemerintah dalam menindaklanjuti permasalahan yang dihadapi pedagang pasar.
Usai pertemuan, Desman Minang Endianto menjelaskan bahwa RDP ini telah menemukan beberapa opsi yang berpotensi menjadi solusi terbaik.
“Disperindag akan melakukan kajian secara matang terkait retribusi, dengan mempertimbangkan indikator seperti kenaikan drastis pada 2017–2018 dan dampak pandemi COVID-19 pada 2019–2021,” terangnya.
Desman menegaskan DPRD Kukar akan mengawal hasil kajian hingga tuntas, apakah nantinya keputusan yang diambil berupa keringanan, pengurangan, atau bahkan penghapusan retribusi.
Meski demikian, keputusan final tetap berada di tangan Disperindag setelah melalui pembahasan terukur.
Selain itu, hasil rapat juga menekankan pentingnya komunikasi langsung antara pedagang dengan Disperindag untuk mengantisipasi kendala teknis.
Opsi lain yang turut dibicarakan adalah pemberian tenggang waktu atau skema cicilan pembayaran retribusi sesuai usulan pedagang.
“Kami mendukung ide ini, tapi teknisnya tetap perlu dibicarakan lebih lanjut agar sesuai dengan kebutuhan para pedagang,” kata Desman.
Dengan adanya forum ini, DPRD Kukar membuktikan perannya tidak hanya sebatas mendengar keluhan masyarakat, tetapi juga aktif menjembatani dialog antara warga dan pemerintah.
Melalui pendekatan partisipatif, kebijakan yang dihasilkan diharapkan lebih berpihak pada pedagang sekaligus menjaga kelangsungan pendapatan daerah.
Para pedagang Pasar Tangga Arung kini menaruh harapan baru. Solusi yang akan ditetapkan nantinya diharapkan mampu meringankan beban mereka, serta memperkuat perekonomian Kukar di tengah dinamika perkembangan daerah. (Adv/fa)






