DPRD Samarinda

Deni Hakim Tekankan Prioritas Alokasi Dana Pendidikan 20% Juga untuk Infrastruktur Pendidikan

Garda.co.id, Samarinda – Sekretaris IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar, menekankan urgensi pengalokasian sebesar 20 persen dana untuk sektor pendidikan guna memajukan infrastruktur pendidikan.

Deni Hakim menunjukkan bahwa kemajuan pembangunan infrastruktur pendidikan di Samarinda masih terkendala. Menurutnya, meskipun alokasi dana pendidikan 20 persen sejalan dengan UUD 1945, namun pemanfaatannya belum optimal karena cenderung terpusat pada operasional ketimbang pengembangan fasilitas.

“Anggaran sebesar 20 persen itu banyak digunakan untuk kegiatan operasional, seperti membayar honor tenaga pendidik dan belanja kebutuhan lainnya, sehingga tak banyak sisa untuk bisa mengembangkan fasilitas penunjang di sekolah-sekolah,” ungkapnya, senin (26/2/2024)

Pemerintah setempat dan pusat telah menggelontorkan Dana Alokasi Khusus (DAK), namun dianggap belum mencukupi. Deni menyebut, “Pemerintah pusat memberikan DAK sekitar 10-20 miliar setiap tahun untuk dunia pendidikan.”

Pemerintah Kota Samarinda menegaskan komitmennya dalam meningkatkan Standar Pelayanan Minimal (SPM) pendidikan guna menciptakan fasilitas pendidikan yang berkualitas serta mendukung para tenaga pendidik yang berkompeten.

Sejalan dengan itu, upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sedang gencar dilakukan oleh pemerintah kota untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendidikan. Harapannya, langkah ini akan membawa perubahan berarti dalam peningkatan mutu pendidikan di Kota Samarinda.

BACA JUGA :  Sani Harap Pemerintah Beri Perhatian Lebih ke BNN

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

76 + = 78

Back to top button