DPRD KALTIMPariwara

Darlis Tolak Wacana Perguruan Tinggi Terlibat Aktivitas Pertambangan

Garda.co.id, Samarinda– Wacana keterlibatan Perguruan Tinggi dalam pengelolaan pertambangan mendapat respon keras dari berbagai kalangan. Begitupun dengan, Sekertaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Muhammd Darlis Pattalongi. Dirinya menolak keras perguruan tinggi terlibat dalam pengelolaan tambang.

Darlis menjelaskan sejauh ini teori yang didapatkan di kampus kerap kali tidak sesuai dengan praktik di lapangan, sehingga keterlibatan perguruan tinggi dalam industri pertambangan justru menghilangkan peran akademisi dalam mengontrol dan mengawal nilai-nilai idealisme.

“Saya tidak setuju kampus terlibat dalam izin usaha pertambangan (IUP). Praktik di lapangan tidak seindah teori yang diajarkan. Dalam teori, semuanya tertata rapi, mulai dari perencanaan, pengelolaan, hingga pasca-tambang,” jelasya

“Tapi kenyataannya, banyak perusahaan tambang bahkan tidak menjalankan perencanaan tambang dengan benar,” sambung Darlis.

Darlis menambahkan, jika perguruan tinggi terlibat dalam pengelolaan tambang, maka tidak ada lagi pihak independen yang mengawasi implementasi teori tersebut.

Menurutnya, kampus seharusnya tetap menjadi pengawal idealisme dan bertindak sebagai pengontrol kebijakan, bukan malah terlibat dalam aktivitas pertambangan.

“Kampus itu tempat belajar, tempat mempertahankan nilai-nilai akademik dan idealisme. Kalau perguruan tinggi ikut menambang, siapa yang akan mengawasi praktiknya? Biarkan dunia industri yang bekerja, sementara akademisi tetap pada perannya untuk memberikan masukan dan evaluasi,” terangnya.

Sebelum berakhir, Darlis berharap perguruan tinggi seharusnya tetap berada di dalam jalur akademik (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  DPRD Kaltim Terima Penghargaan KPID Sebagai Mitra Strategis Peduli Penyiaran
Back to top button