DPRD KukarPariwara

DPRD Kukar Dorong Optimalisasi Aset Rp440 Miliar di Amburawan Laut

 

Garda.co.id, Tenggarong– Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) menaruh perhatian serius terhadap pemanfaatan aset daerah.

Hal ini mengemuka dalam Rapat Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) pada Senin (11/08/2025), yang membahas prospek pengelolaan Pelabuhan Amburawan Laut.

Ketua DPRD Kukar, Ahmad Yani, menegaskan bahwa pelabuhan tersebut memiliki nilai aset sekitar Rp440 miliar, namun hingga kini belum termanfaatkan secara optimal.

“Pelabuhan di Amburawan Laut ini adalah aset daerah, namun sampai sekarang belum digunakan. Apalagi wilayahnya masuk dalam kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN), sehingga potensinya sangat besar,” ungkapnya usai rapat.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, DPRD Kukar mendorong agar pengelolaan pelabuhan dilakukan melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Tunggang Parangan Perseroda, yang telah mengantongi izin usaha pelabuhan.

Langkah ini dipandang penting karena secara aturan, pemerintah daerah tidak diperbolehkan melakukan kegiatan bisnis secara langsung.

Ahmad Yani menjelaskan, rapat turut melibatkan bagian hukum, ekonomi, sumber daya alam, perhubungan, hingga para ahli, guna membahas mekanisme pengalihan aset kepada BUMD.

“Alhamdulillah, sudah ada kesepakatan untuk melakukan penyertaan modal berupa aset Pelabuhan Amburawan Laut kepada PT Tunggang Parangan. Selain itu, ada juga penyertaan modal berupa dana yang selama ini diberikan ke Graha 165,” terangnya.

Ia menambahkan, sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017, pemerintah tidak lagi diperbolehkan menyertakan aset secara langsung kepada pihak swasta.

Karena itu, seluruh aset akan dikelola oleh BUMD agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

DPRD Kukar menilai keberadaan pelabuhan ini berpotensi menjadi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), apalagi lokasinya berdekatan dengan fasilitas milik perusahaan tambang PT Singlurus.

BACA JUGA :  Darlis Dorong Pemprov Kaltim Alokasikan Anggaran Untuk Pengawas Madrasah

Optimalisasi pelabuhan diharapkan mampu memperkuat sektor logistik dan perdagangan daerah.

“Kita berharap Raperda penyertaan modal ini segera dituntaskan, agar manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat Kutai Kartanegara,” tambah Ahmad Yani.

Dengan dukungan DPRD Kukar, langkah pemanfaatan Pelabuhan Amburawan Laut tidak hanya menyelamatkan aset bernilai ratusan miliar, tetapi juga menjadi strategi penting dalam memperkuat perekonomian daerah demi kesejahteraan rakyat. (Adv/fa)

Back to top button