Antisipasi Inflasi, Pemkot Bakal Subsidi Biaya Transportasi dan Gelar Pasar Murah
Garda.co.id, Samarinda – Pemkot Samarinda telah menyiapkan pelbagai langkah antisipasi menghadapi lonjakan inflasi. Hal ini sebagai respon Pemkot Samarinda terhadap arahan Kemendagri. “Untuk Kota Samarinda harus waspada karena akan ada beberapa komoditi yang trennya akan meningkat,” kata Abdullah, Plt Asisten II, Senin 13 Februari 2023, kemarin.
Dia mengatakan, kewaspadaan terhadap lonjakan inflasi juga harus ditingkatkan menjelang Ramadan dan Lebaran. Terutama komoditi beras. Makanya Pemkot Samarinda bersama Bulog melakukan subsidi biaya transportasi dan menggelar pasar murah di setiap kelurahan.
“Di pasar harganya mencapai Rp 55 ribu hingga Rp 58 ribu per 5 kilogram, tapi kami subsidi sehingga bulog menjual Rp 43 ribu,” ujarnya. “Inflasi Kota Samarinda terakhir berada di 0,44 persen,” sambung Abdullah.
Dia mengungkapkan, sejak Selasa 14 Februari 2023 sebenarnya mulai dilakukan distribusi ke 59 Kelurahan. Disdag Kota Samarinda akan mengkoordinir langsung dan bekerja sama dengan TNI-Polri untuk menghindari praktik nakal oknum di lapangan.
Selanjutnya, Dinas Ketahanan Pangan juga sudah menyiapkan 192 hektare. Bahkan, panen beras rencananya akan terjadi di sekitar Maret sampai April serta diperkirakan menghasilkan 3.140 ton beras. “Ini akan membantu ketahanan pangan kita karena hasil daerah sendiri dan mengikis ketergantungan dengan daerah lain,” ucapnya.
Secara nasional, papar Abdullah, terdapat beberapa komoditi yang juga sangat mengkhawatirkan. Diantaranya gula pasir, minyak goreng, beras, cabai, dan bawang merah. Namun, beras yang sangat menonjol. Dia menegaskan untuk pengendalian komoditi cabai terdapat perluasan penanaman di 10 kecamatan. “Semoga semua komoditi tidak mengalami keterlambatan panen,” tukasnya. (RW/ADV/PEMKOT SMD)






