Dedik Harianto Minta Pembangunan Ekonomi Kukar Tidak Hanya Fokus di Pesisir
Garda.co.id, Tenggarong– Anggota Komisi III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Dedik Harianto, menyoroti arah pembangunan ekonomi yang dinilainya terlalu terfokus pada sektor perikanan di wilayah pesisir. Ia menilai pendekatan tersebut kurang adil karena mengabaikan potensi wilayah pegunungan.
“Kenapa kita selalu melulu ke perikanan sih? Wah, ini nggak adil,” tegas Dedik dalam rapat pembahasan Rancangan Awal RPJMD Kukar 2025–2029 yang digelar DPRD Kukar bersama Pemkab Kukar, belum lama ini.
Dedik yang berasal dari daerah pemilihan (dapil) II menekankan bahwa kawasan pegunungan memiliki karakteristik geografis berbeda.
Minimnya program yang menyasar wilayah tersebut membuat masyarakat setempat belum terakomodasi secara optimal.
“Kalau di tempat saya, gunung semua. Bantuan perikanan otomatis hampir tidak ada. Tapi kalau peternakan atau ayam petelur, itu bisa dikembangkan,” jelasnya.
Menurut Dedik, pemerintah perlu menyusun program alternatif yang sesuai, seperti pengembangan sektor perkebunan maupun peternakan.
Ia juga menanggapi pandangan Anggota DPRD lainnya, Sarpin, yang sebelumnya mendorong pengembangan perkebunan sawit.
Namun, menurutnya, budidaya ayam petelur lebih realistis karena tidak membutuhkan lahan luas.
Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kukar Ahmad Yani itu turut dihadiri Sekda Kukar Sunggono dan Plt Kepala Bappeda Kukar Syarifah Vanesa Vilna. Momentum ini menjadi wadah bagi DPRD dan Pemkab untuk menyerap aspirasi dari seluruh dapil.
Dedik menegaskan bahwa aspirasi masyarakat pegunungan tidak boleh terpinggirkan.
“Kami hanya ingin keseimbangan. Kalau pesisir dengan perikanan, maka pegunungan pun harus mendapat program yang pas,” pungkasnya. (Adv/fa)






