DPRD KukarPariwara

Sarpin Usulkan Pabrik Sawit Rakyat untuk Perkuat Ekonomi Daratan Kukar

 

Garda.co.id, Tenggarong– Anggota Komisi III DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Sarpin, mengusulkan pembangunan pabrik sawit rakyat sebagai langkah strategis dalam memperkuat ekonomi masyarakat, khususnya di wilayah daratan Kukar.

Usulan tersebut ia sampaikan dalam Rapat Pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kukar Tahun 2025–2029 beberapa waktu lalu

Menurut Sarpin, perkembangan kebun sawit rakyat di sepanjang Sungai Mahakam cukup pesat, namun tidak diimbangi dengan keberadaan infrastruktur pengolahan. Padahal, menurut perhitungannya, investasi pembangunan pabrik sawit rakyat bisa cepat kembali modal.

“Dengan modal Rp250 miliar, pabrik sawit bisa balik modal hanya dalam waktu empat tahun. Di Kutai Barat, ada warga yang bisa bangun pabrik tanpa punya kebun. Masa Kukar tidak bisa?” ungkapnya.

Ia juga menekankan perlunya dukungan regulasi atau peraturan daerah agar masyarakat dapat lebih mudah mengakses permodalan melalui Bank Pembangunan Daerah (BPD) Kaltimtara.

“Kita ini pemegang saham di BPD, dan uang itu sebenarnya uang rakyat. Kalau tidak bisa digunakan untuk kepentingan rakyat, untuk apa kita kelola?” tegas Sarpin.

Selain soal akses modal, ia menilai pabrik sawit rakyat bisa membuka peluang baru bagi masyarakat untuk memanfaatkan aset pribadi sebagai jaminan usaha.

Dengan begitu, pengembangan kebun sawit rakyat tidak hanya bergantung pada pihak swasta besar.

“Investasi Rp180 miliar sudah bisa bangun pabrik dengan kapasitas 60 ton per jam, dan hasilnya luar biasa. Bahkan limbahnya bisa jadi pupuk,” jelasnya.

Sarpin berharap gagasan pembangunan pabrik sawit rakyat ini dapat masuk dalam RPJMD Kukar 2025–2029 sebagai program strategis.

Menurutnya, pembangunan Kukar tidak boleh hanya fokus pada infrastruktur, tetapi juga pada penguatan ekonomi produktif rakyat yang berkelanjutan. (Adv/fa)

BACA JUGA :  Banggar DPRD dan TAPD Kaltim Gelar Pertemuan Bahas APBD
Back to top button