DPRD KukarPariwara

Hairendra Dukung Penuh Rencana Taman Mini di Setiap Kecamatan: Wujudkan Ruang Publik yang Nyaman untuk Warga

 

 

Garda.co.id, Tenggarong– Rencana Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) untuk membangun taman mini di setiap kecamatan mendapatkan dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk dari Anggota DPRD Kukar, Hairendra. Ia menilai gagasan tersebut sebagai langkah konkret dalam menghadirkan ruang publik yang inklusif dan ramah keluarga di tingkat lokal.

Dalam keterangannya, Hairendra mengungkapkan optimismenya terhadap program pembangunan taman mini yang akan membawa dampak positif bagi kualitas hidup masyarakat di desa dan kecamatan. Ia menyebut ruang terbuka hijau semacam ini bukan hanya berfungsi estetis, tetapi juga sosial dan edukatif.

“Saya sangat mendukung. Meskipun tahun ini sempat terkendala rasionalisasi anggaran, mudah-mudahan tahun depan bisa terealisasi,” ujar Hairendra, Kamis (10/07/2025).

Menurutnya, kehadiran taman mini akan memberikan alternatif rekreasi bagi warga tanpa harus bepergian jauh ke kota. Selain itu, taman juga bisa menjadi tempat berkumpul, berolahraga, hingga ruang bermain anak-anak yang aman dan nyaman di lingkungan sendiri.

“Gagasan ini sangat positif karena setiap desa nantinya akan memiliki ruang publik yang nyaman untuk berkumpul, beristirahat, dan rekreasi,” lanjutnya.

Hairendra menekankan pentingnya pemerataan pembangunan fasilitas publik agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya di perkotaan tetapi juga hingga ke desa-desa pelosok. Dengan begitu, kesenjangan antarwilayah dapat dikurangi secara bertahap.

Sebagai anggota DPRD, Hairendra juga menyatakan kesiapan untuk mengawal kebijakan tersebut dari sisi penganggaran dan pelaksanaan teknis. Ia berharap agar Dinas PU dan OPD terkait dapat menyusun perencanaan yang matang dan sesuai dengan karakteristik tiap daerah.

Ia juga menambahkan, taman mini yang dibangun nantinya sebaiknya tidak hanya menjadi proyek fisik, tetapi juga dirancang dengan pendekatan partisipatif yang melibatkan masyarakat lokal.

BACA JUGA :  Samri Harap Pemerintah Kota Dapat Menyelesaikan Permasalahan Lahan di Akhir Masa Jabatan

“Desain dan pemanfaatan taman sebaiknya sesuai kebutuhan warga. Libatkan tokoh masyarakat, pemuda, dan ibu-ibu dalam prosesnya,” sarannya.

Dengan tersedianya ruang terbuka yang sehat dan tertata, Hairendra optimistis taman mini akan menjadi titik temu sosial yang memperkuat interaksi antarwarga serta mendukung gaya hidup sehat dan harmonis.

“Ini bukan hanya soal bangunan, tapi soal membangun rasa kebersamaan dan kenyamanan di tengah masyarakat. Semoga bisa segera diwujudkan di seluruh kecamatan,” tutupnya. (Adv/fa)

Back to top button