DPRD KukarPariwara

Ahmad Yani Siap Emban Amanah Ketua DPRD Kukar: Lanjutkan Perjuangan Demi Aspirasi Rakyat

 

Kursi kepemimpinan tertinggi di DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) segera kembali terisi. Setelah melalui proses panjang dan penuh pertimbangan, Ahmad Yani siap dilantik sebagai Ketua DPRD Kukar definitif dalam Rapat Paripurna ke-11 yang akan digelar Kamis, 19 Juni 2025.

Momen ini menjadi babak baru dalam perjalanan lembaga legislatif Kukar, sekaligus penanda regenerasi kepemimpinan setelah kepergian almarhum Junaidi pada akhir tahun lalu. Selama lebih dari enam bulan, kursi ketua dijalankan oleh Junadi sebagai Pelaksana Tugas, memastikan roda organisasi berjalan tanpa hambatan.

Sekretaris DPRD Kukar, M. Ridha Darmawan, menyebut bahwa penetapan Ahmad Yani tidak serta-merta terjadi begitu saja. Ada serangkaian komunikasi dan koordinasi dengan pihak pemerintah provinsi yang harus dilalui, seiring pentingnya posisi Ketua DPRD sebagai ujung tombak kebijakan dan pengawasan.

“Prosesnya panjang karena menyangkut kepentingan strategis daerah. Tapi semua berjalan sesuai koridor hukum dan demokrasi. Pemprov juga memberikan arahan yang membangun dalam tahapan ini,” terang Ridha usai Rapat Paripurna ke-10, Rabu (18/6/2025).

Ia juga mengapresiasi peran Junadi yang selama masa transisi tetap menjaga stabilitas kerja DPRD. Meski tanpa batas waktu pasti, pelaksanaan tugas Plt Ketua dianggap berjalan baik hingga akhirnya Ahmad Yani ditetapkan sebagai pengganti definitif.

Ahmad Yani sendiri bukan sosok baru dalam dinamika politik Kukar. Legislator dari Fraksi PDI Perjuangan ini selama ini aktif di Komisi IV dan dikenal memiliki kedekatan kuat dengan konstituen, terutama di wilayah Loa Kulu dan Loa Janan.

Bagi Yani, amanah sebagai Ketua DPRD bukan sekadar jabatan, tapi tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan integritas dan kebersamaan.

“Kita bukan hanya duduk sebagai pemimpin formal, tapi harus jadi penghubung antara rakyat dan pemerintah. Tugas DPRD menyangkut penganggaran, legislasi, dan pengawasan harus kita laksanakan sebaik-baiknya,” tegasnya.

BACA JUGA :  Tutup Usia, Sarkowi Ingat Petuah Mendiang Guru Besar Prof. Sarosa

Ia menekankan pentingnya membangun sinergi dengan seluruh anggota dewan, OPD, serta unsur masyarakat sipil demi terwujudnya Kukar yang sejahtera dan bahagia.

“Kekompakan adalah modal utama. Kita ingin menghadirkan lembaga legislatif yang kuat, terbuka, dan berpihak pada kepentingan rakyat,” tambah Yani.

Pelantikan Ahmad Yani menjadi lebih dari sekadar peralihan jabatan. Ia mencerminkan keberlanjutan dalam sistem demokrasi lokal yang mengedepankan proses, musyawarah, dan nilai-nilai kebersamaan. Kukar kini memasuki fase baru dengan harapan besar di pundak pemimpin yang lahir dari rahim masyarakatnya sendiri. (Adv/fa)

Back to top button