DPRD KALTIMMetropolisPariwara

Ketua BK DPRD Kaltim Himbau Para Legislator Untuk Tidak Menerima Kiriman Parsel Lebaran

Garda.co.id, Samarinda – Menjelang Hari Raya Idulfitri 1446 Hijriah, tradisi saling mengirim parsel atau bingkisan Lebaran sudah menjadi kebiasaan bagi tokoh masyarakat. Namun, Ketua Badan Kehormatan (BK) DPRD Kaltim, Subandi, memberikan peringatan tegas kepada seluruh anggota dewan terhadap tradisitu tersebut. Hal ini diharapakan demi menjaga integritas dan menghindari potensi konflik kepentingan.

“Yang jelas kita sebagai pejabat publik, kalau terkait parsel Lebaran, itu tidak diperkenankan kita menerima,” terangnya.

Subandi menegaskan bahwa larangan menerima parsel bukan sekadar imbauan seremonial, melainkan langkah nyata menjaga marwah lembaga legislatif. Khususnya bingkisan yang berasal dari OPD atau mitra DPRD, terlebih jika menggunakan dana APBD.

“Kalau sumbernya dari APBD, tidak boleh. Itu sudah jelas,” ucapnya.

Meski bersikap tegas, Subandi tetap memberi ruang pada konteks tertentu. Dirinya mengakui bahwa sejumlah anggota dewan berlatar belakang sebagai pengusaha.

Jika bingkisan Lebaran datang dari rekanan bisnis pribadi yang tidak memiliki kaitan langsung dengan tugas, fungsi, maupun kewenangan DPRD, maka secara etika masih bisa dipertimbangkan.

“Harus dibedakan sumbernya dari mana. Kalau dari rekanan usaha pribadi dan tidak ada kaitan dengan fungsi kedewanan, itu lain cerita. Tapi yang jelas, anggota DPRD adalah pejabat publik, dan kita harus menjaga marwah lembaga,” ujarnya.

Menurutnya, menjaga kepercayaan masyarakat jauh lebih penting daripada sekadar menerima bingkisan Lebaran.

“Saya harapkan teman-teman tidak menerima parsel atau bingkisan. Apalagi kalau ada kaitannya dengan dinas, rekanan pemprov, atau kegiatan yang menggunakan dana APBD. Itu tidak dibenarkan,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  Harapan Makmur HAPK Masyarakat Dayak Terus Lestarikan Seni Budaya
Back to top button