Minimnya Sekolah Inklusi di Samarinda, Deni Mendorong Pemerintah Bertindak
Garda.co.id, Samarinda – Minimnya sekolah inklusi untuk anak berkebutuhan khusus di Kota Samarinda mendapat sorotan tajam dari Sekretaris Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar.
Deni menyoroti keterbatasan sekolah inklusi di kota tersebut dan menekankan pentingnya upaya pemerintah dalam mendirikan sekolah khusus dengan subsidi yang memadai.
“Kemarin, di swasta ada, tapi yang kita ingin sekolah inklusi tersebut bisa hadir di Kota Samarinda,” ungkap Deni, pada Kamis (29/2/2024).
Menurut Deni, pendirian sekolah inklusi adalah tanggung jawab penting dari pemerintah kota, terutama untuk memberikan akses pendidikan kepada anak-anak yang memerlukannya.
“ini sangat penting sebagai bentuk tanggung jawab dari pemerintah kota, terkhususnya terhadap anak-anak yang mengalami kebutuhan khusus untuk dapat mengakses pendidikan,β terangnya.
Selain itu, Deni juga mengharapkan kontribusi dari Ibu Kota Nusantara (IKN) dalam menyediakan tempat untuk sekolah inklusi. Menurutnya, pendidikan inklusi merupakan hal yang sangat penting dan harus didirikan oleh pemerintah, bukan hanya melalui swasta dengan biaya yang tinggi.
“Sekolah swasta itu mahal, banyak yang tidak mampu. Pemerintah harus memberikan dukungan sehingga sekolah inklusi tidak membebani orang tua dan dapat diakses oleh semua anak berkebutuhan khusus,” tutupnya.
Dorongan yang disampaikan Deni Hakim Anwar ini menjadi panggilan kepada pemerintah kota untuk bertindak lebih aktif dalam menyediakan fasilitas pendidikan inklusi yang memadai bagi semua anak di Kota Samarinda.






