DPRD Samarinda

Dorong Kolaborasi untuk Cegah Pelecehan, DPRD Samarinda Perkuat Perlindungan Anak

Garda.co.id, Samarinda – Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Dani Hakim Anwar, mendorong kolaborasi antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) guna mengurangi maraknya kasus pelecehan seksual terhadap anak.

Deni menekankan bahwa penanganan kasus ini memerlukan kolaborasi lintas-OPD karena meskipun hanya satu OPD yang terlibat, penanganannya akan sulit. Oleh karena itu, pemerintah Kota Samarinda membentuk Satuan Tugas Perlindungan Anak yang berfokus pada lingkungan sekolah.

“Langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh pemerintah kota Samarinda seperti membuat satgas kemudian meningatkan kopetensi guru dibidang konseling, nah inilah yang menjadi salah satu backup supaya kasus kekerasan itu tidak terjadi lagi kembali,” jelasnya, Senin (26/2/2024).

Kepala sekolah dan perwakilan guru Bimbingan Konseling (BK) ditugaskan untuk mencegah pelecehan seksual di lingkungan sekolah. Anwar memperingatkan bahwa kasus yang terungkap hanyalah sebagian kecil dari masalah yang lebih luas.

“saya tegaskan kepada para keluarga untuk bisa menjadi benteng serta memberikan pengetahuan agama yang cukup, karena bagaimanapun untuk mencegah orang lain itu bukan kita tetapi dirinya sendiri,” himbaunya.

Menurut Deni, keluarga merupakan benteng pertahanan terkuat melawan kekerasan seksual dan fisik. Pencegahan menjadi fokus utama, menekankan bahwa keterlibatan semua pihak, termasuk pemerintah dan keluarga, sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak di Kota Samarinda.

BACA JUGA :  Proyek Pemerintah Kota Samarinda, Abdul Rohim : Bangun Komunikasi yang Baik kepada Masyarakat
Back to top button