DPRD Samarinda

Tak Ada Alasan Membenarkan Pelajar Membawa Motor

Garda.co.id, SAMARINDA – Sani Bin Husein, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Samarinda, menyoroti pentingnya menyediakan berbagai alternatif transportasi bagi anak-anak dalam perjalanan mereka ke sekolah.

“Kini sudah ada banyak alternatif yang bisa dipertimbangkan, seperti angkutan kota (angkot), ojek online, dan opsi transportasi lainnya,” ungkap Sani pada Kamis, (23/11/2023).

Menurutnya, tidak ada alasan bagi orang tua untuk mengizinkan anak-anak di bawah umur menggunakan kendaraan pribadi ke sekolah, mengingat beragam opsi transportasi yang sudah tersedia.

“Tidak perlu mengizinkan anak-anak di bawah umur menggunakan kendaraan pribadi. Orang tua bisa menggunakan jasa tukang ojek untuk mengantarkan jemput anak mereka setiap hari,” tegasnya.

Sani juga mengingatkan tentang besar risiko yang terkait dengan penggunaan sepeda motor oleh anak-anak di bawah umur, di mana dampak negatifnya jauh lebih besar daripada manfaatnya.

Dalam upaya meningkatkan keselamatan dan kenyamanan anak-anak dalam perjalanan ke sekolah, Sani mengungkapkan bahwa pihaknya telah mempertimbangkan rencana pengadaan bus sekolah, yang telah dikemukakan oleh OPD terkait.

“Ide-ide tersebut telah diajukan, termasuk persiapan di sekitar Sungai Mahakam dengan adanya tempat bus stop,” jelasnya.

Meskipun rencana pengadaan bus sekolah sudah ada, Sani menyatakan harapannya agar pengadaan bus sekolah atau untuk antar jemput anak pelajar dapat segera direalisasikan.

BACA JUGA :  Samri Sebut Pembangunan PJU Prioritaskan Daerah Pinggiran
Back to top button