Relokasi Pasar Subuh Hampir Rampung, Vanandza Soroti Pola Komunikasi
Garda.co.id, Samarinda โ Proses relokasi pedagang Pasar Subuh Samarinda menunjukkan progres positif. Dari total jumlah pedagang yang terdata, sekitar 80 persen di antaranya disebut telah bersedia dipindahkan ke lokasi baru yang disiapkan Pemerintah Kota Samarinda.
Wakil Ketua DPRD Samarinda, Achmad Vanandza, menilai capaian ini menunjukkan bahwa sebagian besar pedagang sudah memahami maksud dan tujuan relokasi tersebut. Meski demikian, ia mengingatkan agar pemerintah tetap memperhatikan sisa 20 persen pedagang yang masih bertahan.
โRelokasi ini sudah 80 persen, sisanya tinggal 20 persen lagi. Artinya mayoritas pedagang sudah paham dan menerima rencana pemerintah,โ ujarnya.
Menurutnya, yang dibutuhkan saat ini adalah komunikasi yang lebih intensif dan terbuka kepada para pedagang yang belum sepenuhnya yakin. Penjelasan yang komprehensif soal masa depan mereka pasca relokasi dinilai penting untuk membangun kepercayaan.
โIni tinggal komunikasi saja yang perlu diperkuat. Mereka harus tahu ke depannya seperti apa, bagaimana kondisi di lokasi baru. Kalau itu disampaikan dengan baik, pasti mereka mengerti,โ tutur politisi dari Partai Demokrat itu.
Vanandza menambahkan, relokasi bukan semata-mata soal pemindahan tempat, tetapi juga menyangkut keberlangsungan ekonomi para pedagang. Karena itu, ia mendorong pemerintah untuk memastikan fasilitas dan daya tarik lokasi baru benar-benar mendukung aktivitas niaga.
Ia pun berharap proses relokasi Pasar Subuh ini bisa diselesaikan secara humanis dan tanpa gesekan di lapangan, dengan mengedepankan pendekatan dialogis. (wd/adv/dprdsmd)






