DPRD PPU

anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Wahid

Garda.co.id, PPU – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara, Wahid, menekankan pentingnya netralitas dan integritas dari penyelenggara pemilu di semua tingkat.

“Sebagai perwakilan masyarakat, kami mengimbau kepada PPS dan PPK untuk menyelenggarakan seluruh tahapan pilkada dengan baik dan belajar dari pengalaman sebelumnya,” ujar Wahid.

Wahid juga meminta agar Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) PPU memperkuat pengawasan di lapangan selama berlangsungnya tahapan pilkada. Menurutnya, peran aktif Bawaslu sangat penting untuk memastikan tidak adanya pelanggaran atau penyimpangan yang terjadi selama proses pemilu.

“Penting bagi Bawaslu untuk mengawasi dengan ketat jalannya pilkada, baik terhadap PPS, PPK, maupun aparat wilayah yang terlibat dalam pengamanan,” jelasnya.

Wahid menekankan bahwa kolaborasi antara Bawaslu dan aparat hukum harus diperkuat demi menjaga keamanan dan ketertiban pelaksanaan pilkada.

Wahid mengapresiasi kinerja Bawaslu yang telah melakukan pengawasan sejak awal tahapan pemilu. Menurutnya, kolaborasi erat antara lembaga-lembaga terkait akan menjadi kunci dalam memastikan kualitas demokrasi yang tinggi dan menghindari potensi pelanggaran selama proses pemilihan.

“Kami ingin menghadirkan pesta demokrasi yang berjalan adil, jujur, dan lancar melalui kerja sama yang solid,” tuturnya.

Ia juga berharap agar partisipasi aktif masyarakat turut membantu menjaga ketertiban dan integritas pilkada, sehingga masyarakat merasa suara mereka dihargai dan dilindungi.

“Kami ingin masyarakat merasa bahwa suara mereka dihargai dan dilindungi dalam setiap proses demokrasi ini,” pungkas Wahid. (adv/dprd/ppu/mr)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BACA JUGA :  Andi Muhammad Yusuf Dorong Pembangunan BLK
Back to top button