DPRD PPU Dorong Kelanjutan Jargas Demi Efisiensi Energi dan Lingkungan
Garda.co.id, PPU – Minimnya perkembangan program jaringan gas rumah tangga (jargas) di Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) mendapat sorotan dari kalangan legislatif. Program yang digagas pemerintah pusat sejak beberapa tahun lalu ini dinilai memiliki peran strategis dalam mendorong efisiensi energi sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan.
Anggota Komisi II DPRD PPU, Syarifuddin HR, menyatakan bahwa jargas merupakan salah satu solusi penting dalam mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap elpiji tabung yang tidak selalu stabil dari segi ketersediaan maupun harga. Menurutnya, jargas lebih hemat, praktis, dan aman, serta turut menekan emisi karbon.
“Program jargas ini harus terus dilanjutkan. Kami di DPRD siap mengawal dan mendorong agar pemerintah pusat tidak menghentikan langkah yang sudah dirintis,” kata Syarifuddin, yang juga berasal dari Fraksi Demokrat.
Pemerintah daerah telah mengusulkan penambahan sekitar 16.000 sambungan rumah tangga (SR). Namun hingga kini, usulan tersebut belum mendapatkan tanggapan konkret dari pemerintah pusat. Hal ini memicu kekhawatiran akan stagnasi program yang sejatinya sangat dibutuhkan masyarakat.
Di sisi lain, program jargas juga dianggap lebih efisien dalam penggunaan sumber daya gas bumi yang dimiliki oleh negara. Distribusi melalui jaringan langsung ke rumah tangga mengurangi biaya logistik dan meminimalkan kebocoran atau penyalahgunaan distribusi elpiji bersubsidi.
Dalam hal ini, keterlibatan aktif dari pemerintah daerah dalam menyuarakan kebutuhan warganya sangat menentukan keberhasilan program nasional tersebut.
“Tanpa dukungan nyata dan komitmen dari semua pihak, terutama pemerintah pusat, program sebagus ini bisa mandek di tengah jalan. Padahal manfaatnya sudah dirasakan masyarakat,” pungkas Syarifuddin. (Dry/Adv)







