DPRD KukarPariwara

Taufik Ridiannur Kawal Perbaikan Jalan Muara Wis: Demi Nyawa, Mobilitas, dan Harapan Warga

 

Garda.co.id, Kukar – Jalan bukan sekadar penghubung antarwilayah. Bagi masyarakat Muara Wis, jalan adalah urat nadi kehidupan penghubung antara harapan dan kenyataan, antara keselamatan dan risiko. Sayangnya, selama bertahun-tahun, harapan itu tertahan oleh rusaknya infrastruktur yang menjadi satu-satunya akses utama mereka.

Namun angin perubahan mulai berembus. Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Fraksi PDI Perjuangan, Taufik Ridiannur, hadir di tengah keluhan warga dengan sikap tegas: jalan rusak itu harus diperbaiki, meski bertahap, dan DPRD tidak boleh tinggal diam.

“Jalan ini satu-satunya akses masyarakat dari Dusun Kuyung, Sebemban, Melintang, hingga ke Muara Muntai dan Kota Bangun. Tidak ada pilihan lain bagi mereka yang butuh layanan administrasi, pendidikan, hingga rujukan rumah sakit,” ujar Taufik saat dikonfirmasi, Jumat (27/6/2025).

Ia menyebut sekitar 12 kilometer jalan masih dalam kondisi rusak berat. Jalan berlubang, berlumpur, dan tak layak dilintasi kendaraan darat biasa. Situasi ini sangat membahayakan, terutama saat darurat medis.

“Bagi pasien kritis, getaran kendaraan di jalan rusak bisa mengancam nyawa. Banyak warga akhirnya memilih jalur sungai pakai long boat ke RS Dayaku Raja, meskipun lebih mahal dan jauh,” ungkapnya prihatin.

Taufik tak hanya menyuarakan, tetapi mengawal langsung proses perbaikannya. Ia memastikan proyek perbaikan tahap awal sepanjang dua kilometer sudah dimulai. Dua titik krusial jadi prioritas: ruas Muara Wis–Sebemban dan Muara Wis–Kota Bangun Seberang.

“Meski anggaran belum mencukupi untuk seluruh ruas, kita fokus dulu di dua titik. Ini ikhtiar bertahap, dan akan terus kami kawal sampai selesai,” ujarnya optimis.

Tantangan tidak berhenti di situ. Kawasan Desa Sebemban kerap tergenang banjir, sehingga sebagian jalan harus ditinggikan hingga 80 cm sebelum proses semenisasi dapat dilakukan.

BACA JUGA :  Ribuan Botol Dimusnahkan, Komisi I Berikan Dukungan Untuk Berantas Peredaran Miras Ilegal

“Terdapat sekitar 187 meter jalan yang perlu ditinggikan. Ini bagian dari pekerjaan berat yang memerlukan koordinasi intensif dengan Dinas PUPR,” katanya.

Meski belum semua selesai dalam satu tahap, Taufik menegaskan bahwa kehadiran negara tidak bisa ditunda. Komitmen perbaikan jalan di Muara Wis adalah bagian dari bukti bahwa aspirasi warga desa mendapat tempat di ruang kebijakan.

“Insyaallah, satu per satu kita perbaiki. Ini bukan proyek biasa, ini menyangkut kualitas hidup warga kita,” tuturnya.

Langkah nyata yang dilakukan Taufik Ridiannur menjadi gambaran bahwa DPRD Kukar tak hanya bekerja di atas kertas, melainkan benar-benar menjejakkan kaki di tanah yang dilewati rakyat, berjuang dari jalan berlubang menuju jalur harapan. (Adv/fa)

Back to top button