DPRD KALTIMPariwara

Sekolah Rakyat Hadir, Beberapa Daerah Di Kaltim Belum Menunjukan Kesiapan

Garda.co.id, Samarinda – Sekolah Rakyat yang digagas Presiden Prabowo ini diharapkan dapat memutuskan rantai kemiskinan melalui sektor pendidikan.

Program pendidikan yang menyasar kelompok ekonomi rendah ini direncakan akan didirikan 100 sekolah di berbagai wilayah termasuk Kalimantan Timur.

Sebagai informasi, beberapa titik lokasi rencana Sekolah Rakyat di Kaltim yakni, SMA 16 dan SMA Melati (Samarinda), Bukit Biru (Tenggarong/Kukar), Gunung Tabur (Berau) dan di Lawe-Lawe (Penajam Paser Utara).

Namun hingga saat ini, tanda tanda dimulainya sekolah rakyat di Kaltim ini belum terlihat kecuali Kota Samarinda yang sudah merancang skema pembangunannya.

Menyikapi hal tersebut, Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, menyoroti kurangnya persiapan di berbagai daerah dalam menyambut kehadiran sekolah yang diharapkan dapat menutaskan rantai kemiskinan itu.

“Terus terang kalau saya melihat di Kaltim, kita kurang persiapan menyambut Sekolah Rakyat itu. Ternyata baru Samarinda saja yang terlihat memulai,” sebutnya.

Darlis menilai kehadiran sekolah rakyat menjadi peluang besar untuk meningkatkan kualitas pendidikan anak-anak. Dirinya  menilai bahwa pemerintah daerah seharusnya lebih aktif menindaklanjuti program pusat yang memberikan dukungan terhadap pendidikan anak ekonomi rendah.

“Padahal menurut saya ini peluang. Program Kementerian Sosial ini mestinya disambut dengan gegap-gempita di daerah,” tambahnya.

Program nasional ini diharapkan seluruh daerah dapat mempersiapkan dengan matang. Sekolah rakyat menjadi titik awal dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Indonesia.

“Program ini sudah lama digulirkan sejak beberapa waktu setelah Presiden dilantik. Tapi kita sendiri yang kurang mempersiapkan diri,” tandasnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Sampaikan Cara Untuk Menghindari Penculikan Anak
Back to top button