Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Sri Puji Sampaikan Cara Untuk Menghindari Penculikan Anak
Garda.co.id, Samarinda Maraknya berita hoax tentang isu penculikan anak yang kian beredar di sosial media membuat beberapa masyarakat cemas.
Ketua Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Sri Puji Astuti sebelumnya juga telah mendengar beberapa sebaran soal isu penculikan anak, sehingga pihaknya bersama Dinas pendidikan dan kebudayaan kota Samarinda memberikan himbauan kepada masyarakat.
Kepada Garda.co.id, Sri Puji menyampaikan beberapa cara untuk menghindari penculikan anak dari disdikbud Kota Samarinda, Selasa (31/1/2023)
1. Berkomunikasi dengan anak :Berkomunikasi dan membangun kepercayaan dengan anak membantu mereka merasa nyaman dan memahami bahaya penculikan.
2. Mengetahui kegiatan anak :Selalu tahu dimana dan dengan siapa anak berada dan memastikan bahwa mereka selalu dalam situasi yang aman.
3. Menjaga jarak dengan orang asing :Anjurkan anak untuk tidak berinteraksi dengan orang asing dan menjaga jarak dengan mereka.
4. Melatih anak untuk berpikir kritis :Melatih anak untuk berpikir kritis dan mempertanyakan situasi yang tidak familiar membantu mereka menghindari bahaya.
5. Menjaga informasi pribadi :Ensiklopedia informasi pribadi seperti nama lengkap, alamat, dan nomor telepon harus dicatat dan dibahas bersama anak.
6. Menjaga akses internet : Membatasi akses internet dan memantau aktivitas online anak membantu mencegah mereka terpapar risiko penculikan melalui internet.
7. Bertindak cepat : Jika merasa ada ancaman, segera bertindak dan melaporkan kepada polisi atau orang yang dapat dipercayai.
Dengan melakukan tindakan-tindakan ini, kita dapat membantu mengurangi risiko penculikan anak dan memastikan bahwa mereka selalu aman dan terlindungi.
Dirinya juga mengatakan bahwa hal seperti itu hanya sebagian kasus yang membuat kita harus waspada,” Saya sampaikan kepada orang tua untuk dijaga anaknya,” Pungkasnya
Legislator tersebut juga menghimbau agar sekolah, juga membuat aturan untuk tidak melepaskan siswa nya pulang sebelum dijemput oleh orang tuanya/yang dikenalnya. (Riduan/ADV/DPRD SMD)






