Pariwara

Jaga Kualitas Produksi, Perumdam Tirta Kencana Kuras 3 IPA

Garda.co.id, Samarinda – Sebagai penyedia layanan air bersih, Perusahaan Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Kencana, diwajibkan selalu menjaga kualitas produksinya. Oleh karenanya, secara berkala dilakukan pengurasan Instalasi Pengolahan Air (IPA) untuk menjaga agar air yang disalurkan kepada masyarakat tetap terjaga dan higienis untuk dikonsumsi.

Kamis (16/6), Perumdam Tirta Kencana melakukan pengurasan di 3 IPA sekaligus yang ada di Palaran, Bukuan dan Bantuas. Pengurasan ini secara rutin dilakukan setiap tiga atau empat bulan sekali. Meski begitu, aktivitas ini disebut tidak memutus distribusi air ke pelanggan, hanya saja debit aliran menjadi lebih kecil.

“Pengurasan Water Treatment Plant (WTP) dan bak penampungan , tidak serta merta menghentikan pasokan, hanya saja debit air mengecil,” jelas Manajer Produksi Perumdam Tirta Kencan Syarif Rahman Hakim, melalui Asisten Manajer IPA Palaran, Bukuan dan Bantuas Zulfi Zuni.

Adapun wilayah yang terdampak dari pemeliharaan rutin ini, untuk di Palaran meliputi Jalan HB Suparno, S Parman, Kamboja, Parikesit 1 dan 2. Pelabuhan Lama, Cempaka, Melati, Kenanga, Ampera, Bromo, Nusa Indah, Karya Bakti dan sekitarnya. Lalu daerah seputaran Bukuan serta lingkungan RT 2, 3, 4, 5 serta kawasan Bantuas bawah dan sekitarnya.

Selama masa pengerjaan ini, Perumdam selalu menginformasikan hal tersebut kepada masyarakat. Sehingga diimbau warga bisa menampung persediaan air, selama pengurasan berlangsung.

“Kami selalu berusaha agar pengerjaan bisa sesuai dengan jadwal. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang timbul akibat pengurasan ini,” tutup Zulfi mengakhiri.

Untuk informasi dan pelaporan  bisa disampaikan ke hotline 0541 -2088100 atau Chat WA ke 0811553536 dan 0811552226. Atau informasi juga bisa dilihat melalui media sosial FB dan IG. Perumdam Tirta Kencana Kota Samarinda. (mr)

BACA JUGA :  Perda Perubahan Kelistrikan Disahkan, Sapto : Pertama di Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Back to top button