DPRD KukarPariwara

Hairendra Dorong Penguatan UMKM di Dapil V: Siapkan Program Penunjang Usaha

 

 

Garda.co.id, Tenggarong– Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus menjadi tulang punggung perekonomian rakyat, termasuk di wilayah Kutai Kartanegara (Kukar). Di tengah dinamika ekonomi dan tantangan global, perhatian terhadap pelaku UMKM tak pernah surut.

Anggota DPRD Kukar dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, Hairendra, menyatakan komitmennya dalam memperkuat sektor ini melalui berbagai bentuk dukungan kebijakan dan program berbasis kebutuhan pelaku usaha.

Menurut Hairendra, UMKM memiliki peran vital dalam menciptakan lapangan kerja, menggerakkan ekonomi lokal, serta menjadi solusi nyata dalam pemberdayaan masyarakat desa. Oleh karena itu, ia memastikan akan terus mendorong kebijakan yang berpihak pada UMKM, khususnya di Dapil yang menjadi tanggung jawabnya.

“Tentu, kami sangat mendukung. Kami siap berkolaborasi dengan OPD terkait untuk terus mendorong sektor UMKM, khususnya di Dapil V. Sektor ini sangat penting karena menopang perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Dalam berbagai kesempatan, Hairendra telah menjalin komunikasi dengan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) teknis, seperti Dinas Koperasi dan UKM, untuk menyusun program-program yang benar-benar menyentuh kebutuhan pelaku UMKM di lapangan. Ia menilai bahwa intervensi yang tepat, seperti pelatihan, akses pemasaran, hingga bantuan alat produksi, akan memberikan dampak yang signifikan.

Saat ditanya mengenai kemungkinan pengadaan alat penunjang usaha bagi pelaku UMKM, Hairendra mengakui bahwa dukungan tersebut memang belum maksimal pada tahun-tahun sebelumnya. Namun, ia berjanji akan memperjuangkan agar program tersebut bisa lebih optimal ke depan.

“Memang saat ini belum maksimal, tapi ke depan akan kami programkan agar lebih optimal. Hal ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan dalam mendukung UMKM,” jelasnya.

Rencana pengadaan alat penunjang ini, menurutnya, sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pelaku usaha, baik di sektor kuliner, kerajinan, pertanian olahan, maupun perdagangan kecil lainnya. Ia menyebutkan bahwa banyak pelaku UMKM yang memiliki semangat tinggi, namun terkendala pada ketersediaan alat dan akses teknologi.

BACA JUGA :  DPRD Samarinda Nilai Perlu Dibuat Kanal Untuk Atasi Banjir

Hairendra juga mendorong agar program UMKM yang disusun pemerintah daerah tidak bersifat seragam, melainkan disesuaikan dengan potensi dan karakteristik usaha di masing-masing wilayah. Dengan pendekatan yang adaptif, ia yakin program pendukung UMKM akan lebih efektif dan tepat sasaran.

“UMKM di desa tentu beda dengan di kota. Kita harus pahami kebutuhan mereka agar bantuan yang diberikan bisa benar-benar bermanfaat,” ujarnya.

Sebagai wakil rakyat, Hairendra berkomitmen untuk menjadi jembatan antara pelaku UMKM dan pemerintah daerah. Ia ingin memastikan bahwa aspirasi dan kebutuhan masyarakat, terutama pelaku usaha kecil, bisa terakomodasi dalam kebijakan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.

“Kalau UMKM kita kuat, ekonomi desa akan lebih tangguh. Ini tugas kita bersama,” pungkasnya. (Adv/fa)

Back to top button