Garda.co.id, PPU – Wakil Ketua Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten PPU, Irawan Heru Suryanto, mengapresiasi langkah Wakil Bupati Kabupaten PPU, Waris Muin yang melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah kelurahan dan puskesmas.
Menurutnya, sidak ini menunjukkan komitmen kuat dalam membenahi kedisiplinan aparatur sipil negara (ASN) dan tenaga harian lepas (THL) di lingkungan Pemkab PPU.
“Kami di DPRD menyambut baik inisiatif Pak Wakil Bupati. Ini menjadi alarm keras bagi pegawai yang masih abai terhadap disiplin,” ujar Irawan.
Ia menyoroti masih adanya kebiasaan ASN dan THL bermain “kucing-kucingan” dengan waktu kerja, termasuk bolos atau menghilang tanpa alasan jelas.
“Sudah saatnya budaya kerja berubah. Gaji mereka dari rakyat, jadi harus memberikan pelayanan terbaik,” tegasnya.
Menurut Irawan, budaya disiplin harus dimulai dari pimpinan, termasuk kepala OPD, camat, lurah, dan kepala puskesmas. Ia menyindir pejabat yang jarang di kantor sebagai contoh buruk bagi bawahannya.
Untuk memperkuat pengawasan, Irawan mengusulkan penggunaan sistem absensi digital berbasis GPS dan waktu nyata agar data kehadiran lebih transparan dan tidak bisa dimanipulasi.
“Kita perlu sistem, bukan sekadar teguran. ASN harus rajin dan juga kompeten,” katanya.
Ia menekankan, reformasi disiplin ini bukan semata untuk menghukum, tapi untuk membangun lingkungan kerja profesional. Ia mengajak semua pihak eksekutif, legislatif, hingga masyarakat untuk bersama mengawal perubahan ini.
“Pemerintah yang disiplin akan melahirkan pelayanan publik yang berkualitas. Dan itu adalah hak rakyat,” pungkasnya. (Dry/Adv)






