DPRD Samarinda

Deni Hakim Sorot Tajam Penyalagunaan Halte, Pemerintah Diminta Tindak Tegas

Garda.co.id, SAMARINDA– Penyalagunaan halte di Jalan Pahlawan, Kota Samarinda mendapat sorotan tajam dari anggota legislatif.

Halte yang sebenarnya digunakan sebagai tempat tunggu masyarakat untuk menaiki transportasi umum malah digunakan sebagai tempat tinggal.

Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deni Hakim Anwar, menekankan kepada Dinas Perhubungan untuk segera turun ke lapangan jangan sampai penyalagunaan ini berlarut dan menyebar ke berbagai halte lainnya.

“Halte itu diperuntukkan bagi penumpang, bukan untuk ditempati. Ini harus segera ditertibkan,” sebutnya.

Fasilitas publik yang digunakan diluar peruntukannya tidak dapat ditolerir, sambung Deni, penertiban penting dilakukan guna aset milik daerah tetap sesuai fungsinya.

Selain itu, Deni juga menyoroti terkait pentingnya melakukan penguatan sistem transportasi umum di Samarinda dalam upaya mengoptimalkan keberadaan halte.

Program tersebut sebelumnya direncanakan berjalan pada 2026, namun belum terealisasi dan akan kembali diusulkan pada 2027.

“Ada beberapa kendala sehingga belum bisa dijalankan tahun ini. Kami dorong agar masuk lagi dalam anggaran tahun depan,” ujarnya.

Pengembangan transportasi direncanakan akan menghabiskan anggaran sekitar Rp. 900 juta yang mencangkup bus sekolah dan  angkutan dalam kota.

DPRD juga menyarankan penggunaan kendaraan berukuran kecil seperti mikrobus, mengingat kondisi jalan di Samarinda yang relatif sempit, dengan kapasitas penumpang sekitar 15 hingga 20 orang.

Deni menilai kehadiran transportasi massal yang memadai dapat meningkatkan pertumbuhan ekonomi, efisiensi biaya dan juga menjaga fungsi halte.

“Transportasi ini penting, terutama untuk masyarakat dan pelajar. Harapannya bisa meringankan biaya dan menunjang perkembangan Samarinda ke arah kota metropolitan,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDSamarinda)

BACA JUGA :  Sekolah Tanggap Bencana di Samarinda, Mewujudkan Kolaborasi Antar OPD untuk Perlindungan Fasilitas Pendidikan
Back to top button