Komisi III DPRD Samarinda RDP Bersama DLH, Berbagai Catatan Kritis Dikemukakan
Garda.co.id, ​Samarinda – Komisi III DPRD Kota Samarinda menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membahas terkait evaluasi program kerja tahun anggaran 2026 dan rencana kerja tahun anggaran 2027.
Rapat berlangsung di Ruang Rapat Utama Lantai 2 Gedung DPRD Samarinda pada Rabu (08/07/2026).
“Sama seperti agenda dengan OPD lainnya, kami mengevaluasi kegiatan anggaran tahun 2025 yang telah dikerjakan, memantau rencana dan realisasi tahun 2026, serta mematangkan rencana kerja anggaran untuk tahun 2027,” ungkap Ketua Komisi III DPRD Samarinda, Deny Hakim Anwar.
Selama RDP berlangsung, Deni membeberkan pihaknya melayangkan berberapa catatan kritis untuk DLH Samarinda. Salah satunya adalah tunggakan pengerjaan program pada tahun anggaran 2025 yang belum terselesaikan.
​”Berdasarkan rekap list yang kami terima sampai hari ini, total utang yang belum diselesaikan mencapai Rp8 miliar sekian. Ini masih menjadi tunggakan yang harus segera dibereskan oleh DLH,” jelasnya.
Lanjut, Deni menjelaskan untuk tahun anggaran 2026 ini DLH mengelola anggaran sekitar Rp 113 Miliar. Namun hingga di triwulan kedua ini serapan anggaran yang dilaporkan berada di angka 38 persen.
​”Secara indikator kinerja untuk periode ini, idealnya serapan sudah menyentuh 40 persen. Jadi saat ini kita masih minus sekitar 2 persen,” imbuhnya
Oleh karena itu, Deny meminta DLH untuk segera menjalankan kegiatan yang telah dicanangkan sebelumnya sehingga di akhir tahun realisasi program bisa maksimal.
Disisi lain, Komisi III DPRD Samarinda juga memberikan perhatian pada bidang Tata Lingkungan. Sorotan pada bidang ini tak lepas dari pengelolaan program pemeliharaan taman kota dan Ruang Terbuka Hijau (RTH).
Alokasi anggaran pada sektor estetika dan paru-paru kota juga masih sangat minim dan jauh dari kata ideal. Deny berharap pemerintah bisa berkomitmen untuk menyisipkan anggaran pada sektor-sektor tersebut di tahun-tahun mendatang.
​”Kami berharap ke depan ada perhatian khusus dan dukungan anggaran yang lebih proporsional dari pemerintah kota terhadap penataan taman maupun ruang terbuka hijau di Samarinda,” tandasnya. (Dry/Adv/DPRDSamarinda)






