DPRD KALTIMPariwara

Gunakan Angka Fantastis, Ananda Harap Gratispoll Tepat Sasaran Sehingga Tidak Mengganggu Fiskal Daerah

Garda.co.id, Samarinda – Wakil Ketua DPRD Kaltim, Ananda Emira Moeis memberikan catatannya terhadap program unggulan Gratispol yang digagas oleh Pemerintah Provinsi Kaltim khususnya terkait besarnya anggaran yang dibutuhkan.

Ia menekankan pentingnya melakukan perencanaan yang matang sehingga program ini mampu berjalan sesuai rencana baik secara fiskal anggaran maupun terhadap kualitas sumber daya manusia.

Program Gratispoll ini diproyeksikan akan menggunakan anggaran sebesar Rp1 triliun dari APBD Kaltim bahkan diperkirakan menembus Rp1,5 triliun pada tahun 2030 mendatang.

“Dengan angka sebesar itu, kita perlu pastikan bahwa dana yang digunakan memang benar-benar menghasilkan output yang berkualitas. Ini bukan sekadar soal membiayai kuliah, tapi investasi jangka panjang,” tekannya.

Ananda menegaskan dengan anggaran yang digunakan bernilai fantastis perlunya sistem pengawasan yang kuat dan terukur.

“Kami dari DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan secara aktif. Tapi yang paling penting, program ini harus punya indikator keberhasilan yang bisa diukur secara transparan,” imbuhnya.

Ia juga menyampaikan hasil dari program ini tidak bisa dilakukan Pemprov Kaltim semata melainkan perlunya Perguruan tinggi juga dalam memastikan kualitas layanan pendidikan tetap terjaga.

“Jangan sampai gratis tapi kualitasnya menurun. Ini tantangan besar, dan semua pihak harus terlibat,” ujarnya.

Program Gratispol ini juga sejalan dengan kehadiran IKN yang membutuhkan SDM yang unggul. DPRD Kaltim juga mengingatkan agar program ini tidak mengganggu keseimbangan fiskal daerah.

“Pendidikan tinggi gratis adalah langkah maju, tapi harus disertai dengan strategi pengelolaan keuangan, evaluasi berkala, dan pemerataan akses, agar manfaatnya tidak hanya dirasakan segelintir kelompok,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  Tak Terkelola Dengan Baik, Sejumlah Aset Pemerintah Tuai Sorotan Tajam Dari Legislator Kaltim
Back to top button