DPRD SamarindaPariwara

Janggalnya Kematian Seorang Guru di Gudang Apotik, Deni : Jangan Sampai ada yang Ditutupin

Garda.co.id, Samarinda – Sebulan sudah berlalu sejak ditemukannya mayat Berta Mimi (56) di dalam gudang Kimia Farma, Jalan P. Hidayatullah namun hingga saat ini peristiwa tersebut masih belum dapat dipastikan dari pihak kepolisian.

Diketahui kematian BM (56) penuh dengan kejanggalan, mulai dari dia dikabarkan hilang pada 31 Januari lalu hingga akhirnya ditemukan tewas di dalam gudang Kimia Farma pada 18 Februari.

Merespon hal ini, Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Samarinda, Deni Hakim Anwar menyampaikan bela sungkawa atas kejadian tersebut, karena bagaimanapun yang meninggal ini adalah seorang guru.

Deni menyampaikan, kasus ini sudah merupakan ranah hukum yang ditanggani kepolisian, artinya kepolisian sudah memiliki kode etik dan Standar Oprasional Prosedur (SOP) yang wajib di jalankan dalam menyelesaikan kasus tersebut.

“Saat ini proses hukum yang dilakukan oleh pihak berwajib sudah dilakukan dengan seoptimal mungkin dan pastinya kita semua berharap agar kasus ini bisa mendapatkan titik terang,” ucapnya.

Lanjut, DPRD sebagai mitra kerja dari Dinas Kesehatan dan Dinas Pendidikan Samarinda, Mengungkapkan ini adalah dua hal yang berkaitan. Pertama kejadian ini terjadi di apotek yang merupakan fasilitas kesehatan  kemudian korban adalah seorang guru yang merupakan pelaku pendidikan.

“Kejadian meninggalnya seorang guru yang terjadi di apotek kimia farma kita tidak mengetahui secara detail. Kepada pihak korban untuk dapat bersabar, serta kepada pihak kimia farma dan juga pihak kepolisian untuk dapat bekerjasama guna mengungkap motif kejadian tersebut,” ucapnya.

Lebih lanjut, dirinya menyampaikan kasus ini pucuknya adalah hukum dengan mengedepankan asas praduga tak bersalah. Karena kalau berbicara melakukan pengungkapan kasus itu harus mengetahui kejadian secara jelas dan utuh.

BACA JUGA :  Pemkab Kukar Gelar Pelatihan Peningkatan Kompetensi Kelitbangan

“Kita pastinya meminta kepada pihak kepolisian untuk bisa membuka kasus ini secara terang benderang dan jangan sampai ada yang ditutup – tutupi,” tuturnya.

Akhir, Deni berharap kejadian ini secepatnya bisa terungkap dan dirinya kembali menyampaikan belasungkawa sebesar – besarnya kepada pihak keluarga. (DG/Adv/DPRDSamarinda)

Back to top button