PariwaraPEMKAB KUKAR

Upaya Dinkes Kukar Antisipasi DBD, Gelar Sosialisasi, Terbitkan Surat Edaran PSN, dan Pembagian Abate

Garda.co.id, Kutai Kartanegara – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kukar mengintensifkan upaya pencegahan timbulnya penyakit demam berdarah. Saat ini angka kejadian penyakit demam berdarah dengue (DBD) menunjukkan grafik peningkatan dalam beberapa bulan ini.

Koordinator Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes Kukar Siska Dewi menyampaikan bahwa Dinkes Kukar telah melakukan sosialisasi pencegahan DBD dan menerbitkan Surat Edaran kepada masyarakat untuk melakukan pemberantasan sarang nyamuk (PSN), serta pembagian bubuk abate sebagai upaya preventif.

Disampaikan Koordinator P2P bahwa soaialisasi telah disampaikan pada OPD, kecamatan, kelurahan hingga tingkat RT, seta puskesmas.

Dijelaskannya bahwa pihak Dinkes Kukar di pusat pelayanan kesehatan juga mengintensifkan upaya kuratif terhadap pasien penderita DBD.

“Peningkatan pelayanan penanganan dan pendeteksian dini penyakit DBD kami intensifkan dengan menyiapkan alat tes RDT NS1. Alat tes tersebut berfungsi untuk mendeteksi simultan dan diferensiasi IgG anti-Dengue, anti-Dengue IgM dan Dengue NS1 antigen (DEN1, 2, 3, 4) dalam serum manusia, plasma atau darah utuh untuk skrining cepat bagi pasien yang menderita demam antara 1-4 hari,” jelasnya, kemarin.

Dijelaskannya manfaat alat test tersebut adalah untuk mengidentifikasi adanya virus dengue dalam tubuh pasien.

“Polanya trombosit penderita DBD belum turun pada masa 4 hari. Melewati masa 4 hari biasanya trombosit akan menurun,” ujarnya.

Dalam dunia medis trombosit berperan penting dalam menghentikan pendarahan dan proses pembekuan darah serta berperan dalam mekanisme pertahanan tubuh melalui proses penggumpalan atau aglutinasi.

Normalnya jumlah trombosit dalam tubuh manusia berkisar antara 150.000-400.000 per mikroliter. Virus DBD bisa menurunkan jumlah trombosit hingga dibawah 150.000 per mikroliter. Kurangnya jumlah trombosit mengakibatkan darah susah membeku dan membawa konsekuensi kehilangan lebih banyak darah.(Mk/Adv)

BACA JUGA :  Ketua DPRD Kaltim Sebut Jasa Kapal Pandu Potensi Hasilkan PAD Hingga 15 Miliar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

2 + 7 =

Back to top button