Pansus RPJMD Bahas Berbagai Dukungan Dalam Keberlangsungan Program Gratispoll Dan Josspol
Garda.co.id, Samarinda— Panitia Khusus (Pansus) Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kaltim 2025–2030 kembali membeda berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.
Bertempat di Ruang Rapat Gedung E DPRD Kaltim, sejumlah OPD dan Biro Kesra Pemprov Kaltim hadir dalam pembahasan teknis program Gratispoll dan Jospoll Pemprov Kaltim pada Rabu (09/07/2025).
Anggota Pansus RPJMD, Agusriansyah Ridwan memberi sorotannya terhadap implementasi kedua program yang akan mulai berjalan tahun ini.
“Kami membahas kurang lebih empat poin penting. Semua berkaitan dengan program GratisPol dan JosPol yang menjadi bagian dari janji politik Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji,” ungkapnya
Menurutnya, program GratisPol mencakup pembebasan biaya pendidikan jenjang SMA dan SMK, pembiayaan kuliah dari jenjang S1 hingga S3, serta layanan kesehatan gratis. Sementara JosPol (Jaminan Orang Susah dan Pelayanan Optimal Lainnya) menyasar sektor kesejahteraan sosial.
Lanjut Agusriansyah, pentingnya penguatan kedua program ini dari sisi regulasi untuk menghindari permasalahan yang terjadi dikemudian hari.
“Pendekatan yuridis sangat penting. Program ini harus aman secara hukum dan memiliki dasar regulasi yang kuat agar tidak bermasalah saat direalisasikan,” tegasnya.
Selain fokus pada regulasi, Agusriansyah juga mengatakan bahwa dalam rapat tersebut membahas berbagai pendekatan sosial yang mengedepankan keadilan, pemerataan, dan keberlanjutan kedua program strategis ini.
“Misalnya untuk pendidikan gratis di jenjang SMA dan SMK, tidak cukup hanya menggratiskan biaya atau seragam. Kita juga harus memikirkan daerah-daerah tertinggal yang sulit dijangkau. Bisa dipertimbangkan membangun pola asrama atau boarding school di wilayah-wilayah tersebut,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)






