DPRD KALTIMPariwara

Miliki Latar Belakang Seorang Dokter, Andi Satya Sebut Memiliki Kepekaan Terhadap Permasalahan Kesehatan

Garda.co.id, Samarinda – Andi Satya Adi Saputra, sesosok dokter yang kini juga mengabdikan dirinya sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kehadirannya di dunia perpolitikan sebagai bukti dedikasi yang ingin dirinya berikan kepada masyarakat.

Sebagai seorang dokter, Andi Satya memahami secara mendalam permasalahan kesehatan dan kesejahteraan yang dialami masyarakat.

Andi Satya membeberkan bahwa keputusan untuk masuk ke dunia politik bukanlah suatu hal yang pernah di bayangkan.

“Saya pribadi tidak pernah terpikir untuk terjun ke dunia politik,” bebernya.

Namun, dirinya merasa dunia politik merupakan jalur yang lebih efektif untuk membawa perubahan pada masyarakat sesuai yang diharapkannya.

Melalui politik, Andi Satya merasa mampu berkontribusi lebih besar, terutama melalui pembuatan peraturan daerah yang bertujuan melindungi masyarakat.

Memiliki peran untuk membuat regulasi, Andi Satya menyoroti pentingnya kebijakan yang mendukung perlindungan anak, perempuan, dan pemberantasan kekerasan di masyarakat. Menurutnya, hadirnya regulasi sangat dibutuhkan untuk melindungi kelompok rentan ini, terutama di Kaltim.

“Dengan peraturan yang tepat, saya berharap bisa menciptakan lingkungan yang lebih aman dan sehat untuk masyarakat,” ucapnya.

Andi Satya menilai latar belakangnya sebagai tenaga medis memberikan perspektif berbeda yang dirinya bawa ke dunia politik. Menjadi seorang dokter membuatnya lebih peka terhadap persoalan kesejahteraan sosial dan kesehatan publik.

Sebagai Penutup, Andi Satya mengungkapkan pemahamannya terkait isu-isu berkaitan dengan kesehatan dapat menjadi landasan yang kuat dalam mendorong kebijakan yang bermanfaat, terutama dalam menciptakan peraturan yang berfokus pada isu kesehatan, pencegahan penyakit, dan peningkatan layanan kesehatan. (Dery/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  DPRD Kukar Raih Penghargaan atas Komitmen Regulasi Berkualitas, Jadi Teladan Legislasi Daerah
Back to top button