DPRD Kukar Dorong Dana Darurat untuk Perbaikan Jalan Terdampak Banjir
Garda.co.id, Tenggarong– Hujan deras dan banjir musiman sering menjadi tantangan bagi kondisi jalan di Kutai Kartanegara (Kukar). Banyak ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat cuaca ekstrem, sehingga mengganggu akses masyarakat sehari-hari.
Wakil Ketua I DPRD Kukar, Abdul Rasid, menekankan perlunya alokasi dana darurat yang dapat digunakan untuk penanganan cepat ketika terjadi kerusakan jalan.
“Sebenarnya seharusnya memang ada alokasi dana darurat. Jadi ketika ada kerusakan, bisa segera ditangani,” ujarnya, Rabu (20/08/2025).
Menurut Rasid, dana darurat berbeda dengan anggaran reguler. Jika anggaran reguler membutuhkan proses panjang, dana darurat bisa dipakai langsung untuk kondisi mendesak.
“Ini seperti dana tanggap darurat. Kalau ada jalan rusak parah, tidak perlu menunggu lama, langsung bisa diperbaiki,” jelasnya.
Ia menambahkan, perbaikan infrastruktur jalan merupakan kebutuhan dasar yang tidak bisa ditunda. Terlambatnya perbaikan dapat berdampak langsung pada aktivitas masyarakat, termasuk ekonomi dan keselamatan.
Selama ini, beberapa perbaikan jalan kerap terhambat karena menunggu proses pencairan anggaran. Padahal, kondisi darurat seperti longsor atau jalan amblas memerlukan respons cepat agar tidak menimbulkan masalah lebih besar.
Dengan adanya dana darurat, Rasid berharap kualitas layanan publik dapat lebih optimal.
“Masyarakat butuh kepastian. Jangan sampai mereka terhambat hanya karena birokrasi yang berbelit,” ujarnya.
Rasid juga mengajak pemerintah daerah menyiapkan mekanisme khusus agar dana darurat bisa segera direalisasikan.
“Bukan hanya di pusat kota, tapi juga di desa-desa yang aksesnya masih terbatas,” tambahnya.
Ia menegaskan, keberadaan dana darurat bukan semata soal anggaran, tetapi juga bentuk nyata keberpihakan dan tanggung jawab pemerintah kepada masyarakat.
“Ini bukan soal anggaran semata, tapi soal kepedulian dan tanggung jawab,” pungkasnya. (Adv/fa)






