DPRD Samarinda

Bagian Dari Pertumbuhan Ekonomi Daerah, Novan Minta Sensus Dilakukan Dengan Akurat

Garda.co.id, SAMARINDA– Ketua Komisi IV DPRD Samarinda, Mohammad Novan Syahronny Pasie, meminta pelaksanaan sensus ekonomi 2026 dilakukan dengan real dan akurat. Data yang dihasilkan nanti sangat berpengaruh dalam merumuskan pembangunan daerah.

Dirinya meminta pelaksanaan sensus bukan formalitas pengumpulan informasi, namun memberikan manfaat nyata dalam perekonomian daerah.

“Data yang dihasilkan harus relevan dan bisa menjadi rujukan dalam menentukan kebijakan yang sesuai dengan kondisi masyarakat,” sebutnya.

Novan mengapresiasi upaya BPS dalam melakukan sosialisasi hingga ke tingkat kelurahan, agar data yang dihimpun mencakup seluruh lapisan ekonomi.

Lanjut, Novan mengungkapkan sensus ekonomi yang digelar setiap sepuluh tahun berperan penting dalam perkembangan ekonomi daerah, terakhir sensus dilaksanakan pada 2016 lalu silam.

“Ini menjadi gambaran penting bagi pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat untuk melihat dinamika ekonomi Samarinda dalam kurun waktu satu dekade,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Samarinda, Supriyanto, mengungkapkan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 akan digelar mulai Mei hingga Agustus 2026 dengan menyasar pelaku usaha dari berbagai skala, mulai UMKM hingga perusahaan besar.

Dirinya menjelaskan, khusus untuk perusahaan berskala besar, pengumpulan data dilakukan secara digital pada Juni 2026. Adapun pendataan langsung oleh petugas di lapangan dijadwalkan berlangsung pada 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.

Langkah ini sebagai bagian dari upaya menghadirkan data ekonomi yang akurat dan komprehensif di Kota Samarinda.

“Sensus ini dirancang lebih menyeluruh dengan mencakup berbagai sektor usaha, termasuk aktivitas turunan dari sektor pertanian,” urainya

Sebagai contoh, pelaku usaha yang tidak hanya menjual hasil pertanian tetapi juga mengolahnya menjadi produk bernilai tambah, seperti olahan keripik, juga akan masuk dalam cakupan pendataan.

BACA JUGA :  Tanggapi CSR Di Kota Samarinda, Samri : Kurang Begitu Dirasakan Masyarakat

“Jadi tidak hanya produksi utama, tetapi juga usaha pengolahannya akan kita catat,” tukasnya. (Dry/Adv/DPRDSamarinda)

Back to top button