Dispora KaltimPariwara

Dari Budaya Menjadi Prestasi ; Dispora Kaltim Sambut Positif Pergeseran Peran Olahraga Tradisional

Garda.co.id, Samarinda — Dinas Pemuda dan Olahraga Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) mulai mendorong melakukan pembinaan pada atlet olahraga tradisional. Langkah ini dilakukan untuk membentuk karakter atlet dan juga pelestarian olahraga tradisional.

Kepala Seksi Olahraga dan Rekreasi Tradisional Dispora Kaltim, Thomas Alva Edison, menyampaikan bahwa olahraga tradisional kini tak bisa dipandang sebelah mata lagi. Pasalnya telah banyak kejuaraan olahraga tradisional yang hadir baik di tingkat daerah maupun nasional.

“Sekarang bukan zamannya lagi olahraga tradisional hanya dimainkan saat perayaan kampung. Kita ingin ini menjadi ruang tumbuh atlet-atlet muda yang lahir dari akar budaya sendiri,” ucap Thomas (21/7/2025).

Lanjut, Thomas mengungkapkan bahwa pihaknya telah bersinergi dengan Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) guna menambah jangkauan pembinaan atlet.

Berbagai kegiatan seperti Pekan Olahraga Tradisional Nasional (Potratnas) dan Festival Olahraga Rekreasi Nasional (Fornas), kini pun hadir menjadi target para atlet olahraga tradisional.

Tak sampai di situ, Dispora Kaltim juga telah bekerjasama dengan berbagai komunitas dan sekolah untuk membudayaakan olahraga tradisional dengan menggelar pelatihan dan demonstrasi olahraga tradisional, mulai dari nyumpit, engrang, gasing, hingga terompah panjang.

“Pelibatan generasi muda menjadi fokus utama kami. Kalau mereka sudah akrab sejak kecil, mereka akan tumbuh dengan semangat menjaga sekaligus mengembangkan budaya daerah,” imbuhnta.

Dispora Kaltim optimistis, jika pembudayaan olahraga tradisional dilakukan secara terukur maka selain prestasi pelestarian budaya juga dapat terjaga. (Dry/Adv/DisporaKaltim)

BACA JUGA :  Hearing dengan Disdikbud, Komisi IV DPRD Samarinda Bahas Program Ditahun 2023
Back to top button