DPRD KALTIMPariwara

Sekolah Terpadu Hadirkan Gaji Fantastis Bagi Tenaga Pendidik, Darlis Harap Tegakan Prinsip Keadilan

Garda.co.id, Samarinda – Tunjungan tenaga pendidik di Sekolah terpadu menuai sorotan setelah munculnya nominal yang di terima dengan capaian Rp15 juta ditambah tunjangan Rp5 juta.

Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi mengatakan bahwa kesejahteraan guru memang harus diperhatikan namun tetap harus berada dengan konsep keadilan bagi seluruh tenaga pendidik di Kaltim.

“Wajar jika guru di sekolah internasional dengan standar Cambridge mendapatkan kompensasi lebih karena tuntutan kompetensi mereka juga tinggi. Tapi kita tidak boleh tutup mata terhadap guru-guru lain yang masih menghadapi keterlambatan insentif,” jelasnya.

Darlis menyampaikan perhatian terhadap intensif juga harus dilakukan di daerah daerah 3 T (tertinggal, terdalam, terluar) yang kerap kali bermasalah dengan insentif yang tidak dibayarkan dengan tepat waktu.

“Kalau hanya dilihat dari angka, bisa menimbulkan kecemburuan sosial. Padahal guru-guru di sekolah biasa juga punya tanggung jawab besar, terutama di wilayah terpencil,” imbuhnya.

Dirinya mengakui bahwa guru di sekolah internasional memiliki tugas yang lebih berat karena harus memiliki sertifikasi dan kompetensi khusus.

Namun, Darlis menekankan bahwa kebijakan soal kesejahteraan guru seharusnya tidak menciptakan ketimpangan mencolok antar tenaga pendidik.

“Kesejahteraan guru harus dipikirkan secara menyeluruh. Jangan sampai ada guru yang mengajar dengan semangat tinggi tapi hidupnya jauh dari layak karena tidak ada pemerataan perhatian,” sambungnya.

Sebelum menutup, Legislator Kaltim yang kerap menyuarakan sektor pendidikan ini mendorong pemerintah daerah bersama Disdikbud Kaltim untuk mengevaluasi sistem pemberian insentif dengan nilai fantastis, guna tidak menimbulkan ketimpangan sosial terhadap tenaga pendidik. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  DPRD Terkait Revitalisasi RPH, Bukan Hanya Sisi Bangunan Tapi Cara Potong Hewan
Back to top button