DPRD SamarindaPariwara

DPRD Terkait Revitalisasi RPH, Bukan Hanya Sisi Bangunan Tapi Cara Potong Hewan

Garda.co.id, Samarinda – Ketua Komisi II DPRD Kota Samarinda, Fuad Fakhruddin menilai Revitalisasi RPH bukan hanya soal bangunan tapi juga dari sisi pemotongan hewan yang harus di perhatikan

Dirinya menyampaikan, karena ada peningkatan PAD kita sehingga anggarannya diperbesar yang kemarin itu harapannya memang harus itu dilakukan perbaikan itu tidak bisa dilakukan dikarenakan anggarannya terbatas.

“Sekarangkan kolaborasinya walikota bagus, pusat kemudian provinsi mereka lakukan di dalam internal sendiri itu di genjot, Nah ini yang saya bilang bedalah orang itu bekerja memang betul betul ada ilmunya bukan hanya omon omon aja”, ucap Fuad pada  Selasa (19/3/2024).

Lanjut Fuad, dampaknya karna kenaikan PAD Kota Samarinda sehingga revitalisasi bisa dilakukan dan itu hanya ada di pemerintah sekarang, jangankan bicara soal tempat, apalagi bicara soal hewan yang di potong

“Kaya ayam coba perhatikan ayam itukan kadang kadang mohon maaf tidak memenuhi syarat juga ada yang tidak terpotong ada yang hewan uratnya harusnya di potong itu tidak terpotong kita sering lihat itu,” ungkapnya.

Lebih lanjut, dirinya menegaskan ini harus disuarakan karena yang menjadi korban yah masyarakat kalau hewan itu tidak memenuhi syarat secara syar’i tentu itu dianggap bangkai dan masyarakat yang mengkomsumsi juga akan bermasalah.

“kalau secara hukum syar’i itu di anggap bangkai yah kita termasuk bisa memakan hal hal yang haramkan”, tegasnya.

Akhir, dirinya menyampaikan bahwa bukan hanya dari sisi bangunannya saja tapi juga bicara soal bagaimana cara petugas memotong apa yang memenuhi syarat, kalau standar SNI mungkin sesuai tapi bagaimana dengan hukum islam itu yang menjadi keyakinan sebagian besar masyarakat. (DG/Adv/DPRDSamarinda)

BACA JUGA :  Pansus RPJMD Sebut Pentingnya Sinergi Antara Pemprov Dengan DPRD Kaltim Guna Program Terukur Dan Tepat Sasaran
Back to top button