Diskominfo Kukar

Kesbangpol Kukar Dorong Perempuan Ambil Posisi Strategis di Politik dan Pemerintahan

Garda.co.id, TENGGARONG – Dalam sebuah pernyataan yang menggelora, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Rinda Desianti, menyoroti pentingnya akselerasi keterlibatan perempuan dalam posisi-posisi strategis, terutama di bidang politik dan pemerintahan.

Ia menyebutkan bahwa meskipun ada kebijakan yang mewajibkan partai politik untuk memberikan porsi 30 persen keterwakilan perempuan, implementasi kebijakan tersebut masih jauh dari harapan.

“Pemerintah sudah menetapkan kebijakan yang jelas, namun masih banyak partai politik yang belum melaksanakan kebijakan ini secara maksimal. Padahal, perempuan memiliki potensi besar yang harus dimaksimalkan dalam berbagai sektor pembangunan, termasuk politik,” ujar Rinda, Kamis (21/11/2024).

Namun, di tengah tantangan ini, Rinda melihat secercah harapan. Ia mengungkapkan adanya tren positif yang menggembirakan dalam peningkatan jumlah kepala desa perempuan di Kukar. Jumlah tersebut, yang sebelumnya kurang dari 10 orang, kini hampir mencapai 20 kepala desa perempuan.

“Ini adalah langkah maju yang luar biasa. Tren ini menunjukkan bahwa perempuan di Kukar mulai berani mengambil posisi kepemimpinan yang sebelumnya didominasi oleh laki-laki. Ini adalah sebuah fenomena yang perlu kita apresiasi bersama,” tambahnya dengan semangat.

Rinda juga menekankan pentingnya regenerasi kepemimpinan perempuan untuk memastikan bahwa lebih banyak perempuan dapat menggantikan posisi-posisi penting di masa depan.

Ia berharap, melalui proses regenerasi yang berkelanjutan, perempuan akan semakin mendominasi sektor-sektor strategis, khususnya dalam pengambilan keputusan.

“Kita punya banyak perempuan hebat di Kukar, tapi yang benar-benar menonjol masih sedikit. Oleh karena itu, penting untuk melibatkan perempuan dalam proses regenerasi kepemimpinan agar mereka siap menggantikan posisi-posisi penting di masa depan,” tegas Rinda.

Di samping itu, Rinda juga menyoroti peran Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kukar dalam pemberdayaan perempuan, terutama dalam mendorong mereka tidak hanya berpartisipasi dalam sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), tetapi juga aktif dalam pengambilan keputusan di berbagai sektor pembangunan.

BACA JUGA :  Kelurahan Melayu Tindak Tegas Penjual Petasan Berbahaya

“Perempuan-perempuan Kukar sudah banyak yang berperan di sektor UMKM. Namun, peran mereka dalam pengambilan keputusan masih sangat kurang. Ini menjadi tugas kita untuk menggarapnya lebih serius,” tambahnya.

Melalui berbagai forum sosialisasi dan pelatihan, Rinda berharap dapat memotivasi lebih banyak perempuan di Kukar untuk terlibat aktif dalam pembangunan, khususnya dalam politik dan kepemimpinan.

Diharapkan, melalui peningkatan partisipasi perempuan dalam pengambilan keputusan, kebijakan yang lebih inklusif dan berkeadilan dapat tercipta, dan membawa kemajuan bagi seluruh masyarakat Kukar.

“Ini adalah langkah penting untuk mendorong kemajuan yang lebih luas, di mana perempuan berperan aktif dalam memimpin perubahan,” tutup Rinda, penuh harapan. (Mft/Adv/DiskominfoKukar)

Back to top button