PEMKAB PPU

Sujiati: Tambang Berpotensi Merugikan Masyarakat, Perusahaan Harus Bertanggung Jawab

Garda.co.id, Penajam – Dalam sebuah wawancara eksklusif dengan anggota DPRD Kabupaten Penajam Utara, Sujiati, terungkap kekhawatiran mendalam terkait dampak tambang yang merambah wilayah Penajam Paser Utara. Sujiati menyoroti potensi kerugian yang mungkin dialami masyarakat setempat akibat aktivitas pertambangan yang semakin meluas.

Dalam percakapan yang berlangsung di kantornya, Sujiati menegaskan bahwa dia tidak sepenuhnya setuju dengan klaim bahwa tambang memberikan manfaat ekonomi yang besar bagi daerah. Sebaliknya, dia mengungkapkan keprihatinannya terhadap dampak negatif yang mungkin ditimbulkan, khususnya terhadap sektor pertanian yang menjadi mata pencaharian utama sebagian besar penduduk di daerah tersebut.

“Kalau saya sebenarnya nggak sepakat kalau tambang itu memang betul-betul merugikan masyarakat, ya gimana caranya perusahaan itu harus memperhatikan dong hitungannya kan itu berarti kan sudah merusak lingkungan hidup di situ, apalagi seorang petani. Berapa sih penghasilan petani kalau sudah dirugikan? Lebih rugi, coba perusahaan itu harus bertanggung jawab,” ungkap Sujiati dengan tegas, Senin (29/4/2024).

Sujiati juga menyoroti pentingnya tanggung jawab perusahaan tambang terhadap lingkungan yang terkena dampak. Dalam konteks ini, dia menyuarakan kebutuhan akan solusi yang adil serta pertanggungjawaban yang tegas dari perusahaan-perusahaan tambang terkait pencemaran lingkungan.

“Mudah-mudahan ada jalan solusinya,tambang itu ada di Desa Sesulu, Kecamatan Waru, Kabupaten Penajam Paser Utara. Saya ingin agar masyarakat di sana dapat mengirim surat kepada kami, agar nanti kami dapat memfasilitasi dialog antara masyarakat dan perusahaan untuk mencari solusi yang baik” harapnya

Dengan demikian, Sujiati menegaskan bahwa perlindungan terhadap lingkungan hidup dan kesejahteraan masyarakat harus menjadi prioritas utama dalam mengelola aktivitas tambang di wilayah tersebut. Dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah, masyarakat, dan perusahaan, diharapkan akan ditemukan solusi yang adil dan berkelanjutan untuk meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan oleh kegiatan pertambangan. (DPRDPPU/ADV/MR)

BACA JUGA :  PPU Jadi Percontohan Data Desa Presisi

 

 

 

 

 

 

Back to top button