Ragam

Usung Konsep Junior Chef, Garda Kids Lakukan Pertemuan Di The Harvest

Garda.co.id, Samarinda – Dalam rangka melatih sistem motorik dan sensorik anak-anak, Garda Kids menggelar pertemuan keduanya di The Harvest, pada Sabtu (22/02/2024). Kegiatan tersebut jelas merupakan hal yang positif untuk orang tua dan anak-anak mereka.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Owner Garda Kids, Fitria Ramadani S.Psi. Ia menjelaskan kegiatan kali ini bekerja sama dengan toko roti The Harvest, dengan mengusung konsep kegiatan yang lebih menarik, yakni Junior Chef. Tujuannya untuk melatih Kreativitas dan inovatif anak-anak dalam menghias.

“Kali ini kita mengadakan pertemuan di The Harvest untuk memperkenalkan ke anak-anak tentang tata cara membuat dan menghias roti yang menarik, makanya kenapa mengambil konsep Junior Chef”, jelasnya.

Selain itu, para peserta juga dibawa ke kitchen untuk melihat secara langsung proses dan juga hasil akhir dari pembuatan cokelat,kue, maupun roti. Antusias para peserta juga terlihat oleh pekerja The Harvest, sehingga mereka juga menyambut dengan baik.

Adapun tujuan dari Garda Kids tersebut yakni mengajarkan Sabar, Dimana dalam membuat kue dibutuhkan proses panjang. Proses yang lama itulah yang mengajarkan kepada anak dalam menghias kue harus sabar dan tidak bisa langsung selesai sebab ada proses yang terkadang mengalami kegagalan.

Lalu yang kedua untuk melatih motorik halus anak. Tujuan tersebut dapat distimilasi dengan menghias kue, gunanya berguna untuk anak dapat menulis, membolak-balikkan buku, serta aktivitas lain yang membutuhkan otor kecil.

Motorik Halus tersebut dapat diasah secara optimal agar perkembangan anak tidak terganggu. Ketika menghias kue, anak akan menggunakan otot kecilnya dengan membentuk kue, menghias kue, dan memotong kue

Adapun tujuan terakhir yakni meningkatkan konsentrasi anak, sebab saat anak memasuki usia sekolah, konstentrasi tinggi akan selama belajar diperlukan untuk menyerap pembelajaran. Maka, menghias kue dapat menjadi pelatihan untuk meningkatkan daya konsentrasi anak. Karena selama proses pembuatan kue, tentunya anak akan fokus pada pekerjaannya dari awal hingga akhir perbuatan

BACA JUGA :  Refleksi Akhir Tahun, HMI Samarinda

Disisi lain, Orang tua dari salah satu peserta yakni Umu Lafifah turut memberikan tanggapannya terkait kegiatan positif yang digelar oleh Garda Kids. Ia merasa bangga anaknya dapat bergabung untuk belajar dan bersosialisasi bersama anak-anak seumurannya.

“Saya bahagia ya melihat anak saya dapat belajar bersama dengan yang lain, apalagi saya melihat dia sangat antusias dan semangat untuk mendengar apa yang miss-nya sampaikan, jadi dia ikuti”, ungkapnya.

Ia harap kedepan Garda Kids dapat terus menggelar kegiatan yang serupa demi keberlangsungan perkembangan sensorik dan motorik anak-anak menjadi lebih baik secara mental maupun pikirannya.

Selain itu, kegiatan Garda Kids tidak hanya persoalan pembelajaran saja, tetapi juga diselingi dengan games-games yang seru dan juga bernyanyi bersama. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga suasana hati anak-anak.

Back to top button