Dispora KaltimPariwara

PPAN 2025 Digelar, Diplomasi Budaya Jadi Agenda Utama

Garda.co.id, Samarinda – Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim) melaksanakan Program Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) tahun 2025.

Program ini memberikan kesempatan kepada pemuda-pemudi Kaltim agar dapat berpartisipasi aktif dalam forum internasional dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia, khususnya Kalimantan Timur.

PPAN 2025 sendiri akan mendelegasikan pemuda Kaltim ke beberapa negara dengan berbagai program seperti:

Singapura – Indonesia Youth Leaders Exchange Program (SIYLEP)

Indonesia–Japan Youth Exchange Program (IJEYP)

Canada–World Youth Program (CWY)

Indonesia–Korea Youth Exchange Program (IKYEP)

Australia–Indonesia Youth Exchange Program (AIYEP)

Kepala Bidang Pengembangan Pemuda Dispora Kaltim, Mardareta mengatakan bahwa seleksi ini terbuka bagi seluruh pemuda yang memiliki semangat kebangsaan, wawasan internasional serta memiliki kemampuan komunikasi yang baik.

“PPAN bukan hanya sekadar ajang jalan-jalan ke luar negeri. Ini adalah wadah untuk memperkuat karakter, memperluas jejaring internasional, dan menjadi duta budaya yang membanggakan Kalimantan Timur,” ucapnya.

Peserta akan mengikuti serangkaian seleksi meliputi tes wawasan kebangsaan, kemampuan bahasa Inggris, pengetahuan umum, hingga penampilan seni budaya.

Ia menegaskan bahwa keterlibatan pemuda daerah sangat penting dalam pertukaran budaya. Oleh karena itu, peserta yang memiliki bakat seni, pengetahuan budaya, dan kepemimpinan di komunitas menjadi nilai tambah selama seleksi berlangsung.

“Kami mencari anak muda yang tidak hanya cerdas, tapi juga bisa membawa identitas Kaltim ke panggung dunia,” jelasnya.

Pendaftaran dibuka mulai pertengahan Mei hingga awal Juni 2025 mendatang melalui situs resmi Dispora Kaltim. Tahapan seleksi pun dilaksanakan secara transparan yang melibatkan tim independen dengan diisi oleh alumni PPAN serta tokoh pemuda daerah. (Dry/Adv/DisporaKaltim).

BACA JUGA :  Daya Serap Anggaran Pendidikan Minim, Komisi IV DPRD Kaltim Minta Disdikbud Ciptakan Trobosan
Back to top button