Ragam

Pembangunan Asrama Polisi di Samarinda, Kapolri Turut Hadir Dalam Peletakan Batu Pertama

Garda.co.id, SAMARINDA – Suasana di Jalan Gelatik, Kecamatan Sungai Pinang, Kota Samarinda, tampak berbeda dari biasanya. Hiruk pikuk pejabat daerah memenuhi lokasi pembangunan Asrama Polisi (Aspol) Polresta Samarinda. Momen istimewa ini semakin berkesan dengan kehadiran langsung Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo, yang secara simbolis meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan.

Pembangunan Aspol ini bukan sekadar proyek fisik semata. Lebih dari itu, kehadirannya diharapkan menjadi penopang bagi peningkatan kesejahteraan anggota Polri sekaligus mendorong kualitas pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat. Dengan fasilitas yang memadai, anggota kepolisian diharapkan dapat bekerja dengan lebih optimal, profesional, dan humanis.

Langkah ini menandai komitmen nyata dalam memperkuat institusi kepolisian dari dalam, demi menciptakan lingkungan kerja yang lebih baik dan pelayanan publik yang lebih prima.

“Terima kasih atas dukungannya. Ini menunjukkan kuatnya sinergi antara Polri, Pemerintah Kota Samarinda, Pemerintah Provinsi Kaltim, dan rekan-rekN TNI,” ucap Kapolri.

Sebagai informasi, Aspol ini akan terdiri dari 15 unit rumah tapak tipe 1 untuk personel berpangkat Perwira, 31 unit rumah tapak tipe 2 untuk personel Bintara, satu unit rumah susun tiga lantai dengan kapasitas 30 kamar, masjid berkapasitas 85 jamaah, aula serbaguna yang mampu menampung hingga 96 orang, serta fasilitas penunjang seperti jogging track dan ruang terbuka hijau.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit mengatakan, pembangunan Aspol ini menjadi salah satu bagian dalam program peningkatan kesejahteraan anggota Polri. Namun dibalik itu, keberadaan hunian polisi ini diharapkan berdampak positif terhadap kualitas pelayanan kepada masyarakat.

“Sebagaimana tugas kami, anggota Polri harus bisa memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan terbaik. Dengan adanya fasilitas ini, saya berharap kinerja anggota semakin optimal dan pelayanan publik menjadi lebih baik dan berkualitas,” ujar Kapolri sebelum mengakhiri.

BACA JUGA :  SMSI Kaltim Dukung Media Online Lokal Diverifikasi Dewan Pers

Ditempat yang sama, Wali Kota Samarinda, Andi Harun membeberkan bahwa ide pembangunan aspol ini muncul setelah dirinya mengunjungi lokasi hunian para aparat negara yang dinilai sudah tidak layak huni.

“Ketika saya pertama kali mengunjungi Aspol di Jalan Gelatik, kondisinya sangat memprihatinkan. Saat itu juga saya instruksikan Sekda dan Dinas PUPR untuk segera menyusun perencanaannya,” tuturnya.

Orang Nomor Satu Di Kota Samarinda ini, menegaskan bahwa prajurit Polri berhak mendapatkan tempat tinggal yang layak. Proyek Asrama Polisi (Aspol) Polresta Samarinda, yang dibiayai APBD dengan anggaran lebih dari Rp 50 miliar, menjadi wujud perhatian pemerintah.

Dirinya juga mengapresiasi sinergi antara Pemkot, TNI-Polri, sektor swasta, dan masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan ekonomi Samarinda yang mencapai 8,66 persen, tertinggi di Kalimantan dan melampaui rata-rata nasional serta provinsi.

“Kami percaya bahwa semakin kuat kolaborasi antarlembaga, maka capaian pembangunan juga akan meningkat. Ini bukan hanya teori, tapi sudah terbukti secara empiris,” tandasnya.

Back to top button