DPRD KukarPariwara

Kamarur Zaman Soroti Kesenjangan Fasilitas Pendidikan di Wilayah Pelosok Kukar

Garda.co.id, Tenggarong– Anggota DPRD Kutai Kartanegara (Kukar) dari Dapil II, Kamarur Zaman, menyoroti sejumlah persoalan mendasar dalam pengembangan dunia pendidikan, khususnya di wilayah-wilayah pelosok.

Dalam keterangannya, ia menekankan bahwa ketersediaan sekolah lokal dan fasilitas dasar masih belum merata di seluruh kecamatan.

“Yang paling mendesak itu kebutuhan sekolah baru di daerah-daerah yang jauh. Sayangnya, usulan semacam itu tidak banyak muncul di dokumen program pemerintah,” ujar Kamarur, Kamis (21/08/2025).

Lebih lanjut, ia menyoroti masalah fasilitas sanitasi yang terbatas di beberapa sekolah.

“Saya dapat laporan, bahkan ada sekolah di mana guru dan siswa harus berebut menggunakan toilet karena jumlahnya sangat minim. Ini masalah serius,” ungkapnya.

Kamarur menjelaskan bahwa meski kini berada di Komisi II, ia tetap menjalin koordinasi dengan kolega di Komisi IV yang membidangi pendidikan. Hal ini dilakukan agar persoalan pendidikan dapat ditangani secara lintas komisi.

Ia berharap ada langkah tindak lanjut yang konkret untuk mengevaluasi kebijakan pengadaan sarana dan prasarana sekolah.

“Tahun lalu banyak anggaran dialokasikan untuk rak sepatu dan lemari. Padahal, ada sekolah yang bahkan tidak punya tempat menyimpan barang-barang itu. Ini perlu dikaji ulang agar anggaran tepat sasaran,” tambahnya.

Menurut Kamarur, evaluasi bersama antara DPRD dan pemerintah daerah sangat penting untuk memastikan setiap kebijakan berdampak nyata bagi siswa dan guru.

Meski mengkritisi beberapa program, Kamarur tetap mengapresiasi niat baik pemerintah dalam menjalankan program pendidikan.

“Yang penting ada evaluasi bersama. Kalau ada yang kurang tepat, kita benahi sama-sama. Itu bagian dari proses perbaikan,” katanya.

Ia menekankan bahwa pembangunan sekolah dan fasilitas pendidikan bukan sekadar memenuhi target fisik, tetapi harus mampu meningkatkan kualitas pembelajaran dan kesejahteraan siswa.

BACA JUGA :  Menjelang Haji 2025, DPRD Kaltim Fokus pada Kenyamanan Embarkasi dalam RDP

Kamarur optimistis, dengan koordinasi yang baik antara DPRD, pemerintah, dan masyarakat, kesenjangan fasilitas pendidikan di wilayah pelosok Kukar bisa terus ditekan.

“Kalau perhatian diberikan secara merata, semua anak punya kesempatan yang sama untuk belajar dengan layak,” pungkasnya. (Adv/fa)

Back to top button