Ragam

Rayakan HPN 2025, PWI Angkat Tema Ketahanan Pangan Indonesia

Garda.co.id, Samarinda – Setiap 9 Febuari di Indonesia diperingati sebagai Hari Pers Nasional (HPN). Pada tanggal tersebut juga diperingati sebagai hari lahirnya organisasi wartawan di Indonesia, yaitu Persatuan Wartawan Indonesia (PWI).

Penetapan HPN ini berdasarkan adanya pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 5 Tahun 1985 yang ditandatangani langsung oleh Presiden Soeharto pada 23 Januari 1985. Melihat dari laman resmi PWI, penyelenggaraan HPN tahun 2025 ini diselenggarakan di Kalimantan Selatan.

Dalam rangka merayakan HPN 2025 perlu diketahui mendalam tentang tema, logo dan makna yang tersirat di dalamnya. Berikut Gardamedia menyampaikan ulasannya

Mengutip dari laman resmi PWI, tema yang diusung pada peringatan HPN tahun 2025 ini yakni “Pers Mengawal Ketahanan Pangan untuk Kemandirian Bangsa”. Tema ini sebagai bentuk bahwa profersi pers mendukung upaya terciptanya sistem pangan yang berkelanjutan, berbasis inovasi serta berkearifan lokal.

Ketua Umum PWI Pusat, Hendry Ch Bangun menyampaikan alasan bahwa pers perlu mengurus ketahanan pangan di Indonesia. Hal ini berlandaskan hasil Kongres PWI pertama di Solo pada tahun 1946.

Pada kongres tersebut disampaikan bahwa wartawan berkewajiban menjaga kedaulatan bangsa indonesia, salah satunya dengan menjaga ketahanan pangan. Adapun peran pers dalam hal ini dengan melakukan sosialisasi program pemerintah tentang ketahanan pangan.

“Tugas pers membantu menginfokan dan mengedukasi program ini. Apa dan bagaimana ketahanan pangan ini berjalan dengan baik,” terang Hendry Ch Bangun.

Selain tema utama yang diangkat PWI juga mengusung sub tema HPN 2025 yakni “Kalsel Gerbang Logistik Kalimantan”. Ini sebagai pertandah bahwa Kalimantan Selatan adalah tuan rumah penyelenggaraan HPN 2025.

Dalam menyemarakkan HPN 2025, PWI telah merilis logo dan dapat mengunduhnya melalui link berikut:

BACA JUGA :  Himbau Warga Tampung Air, Perumda Tirta Kencana Akan Kuras IPA Loa Bakung

https://pwi.or.id/post/logo-hpn-2025#

Dalam logo tersebut menampilkan ikon hewan bekantan sebagai kearifan lokal dari provinsi Kalimantan Selatan selaku tuan rumah HPN 2025. Bekantan tersebut memakai pakaian adat suku banjar dilengkapi dengan laung sebagai ikat kepala

berikut ini rincian makna dari logo HPN 2025:

  • Laung atau ikat kepala merupakan simbol tradisional pria Banjar.
  • Pakaian adat dari bahan beludru mencerminkan kemewahan budaya lokal.
  • Motif galung pancar matahari pada baju melambangkan keteguhan, kebaikan, dan keberuntungan.
  • Motif naga dan kelabang pada baju mencerminkan kekuatan dan keberuntungan.
  • Kepala Sabuk Intan dikenakan bekantan merupakan representasi alam Kalimantan Selatan.
  • Seikat padi di tangan kiri melambangkan peran pers sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan swasembada pangan.
  • Pena di tangan kanan menggambarkan keteguhan insan pers dalam menjunjung tinggi kebebasan, kecerdasan, kreativitas, dan profesionalisme.

Nah itu merupakan makna dari HPN 2025 semoga membantu. Selamat Hari Pers Nasional.

Back to top button