DPRD KALTIMPariwara

Firnadi Sebut Kaltim Harus Memenuhi Kebutuhan Beras Secara Mandiri

Garda.co.id, Samarinda – Kebutuhan beras Indonesia hingga saat ini masih mengalami kekurangan. Pasalnya produksi beras dalam negeri berada di kisaran 170 ton per tahunnya namun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sebesar 350 ribu ton.

Salah satunya, provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam memenuhi membutuhkan beras yang masih jauh dari batas kebutuhan, membuat Kaltim berada dalam posisi rawan dari sisi ketahanan pangan, meskipun indeks ketahanan pangan daerah ini tercatat berada di level tinggi secara nasional.

Menyikapi hal tersebut, Anggota Komisi II DPRD Kaltim, Firnadi Ikhsan, menyampaikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kaltim harus mengambil langkah kongkret guna meningkatkan produksi pangan.

“Angkanya memang terlihat bagus, tetapi kalau hampir separuh kebutuhan masih mengandalkan pasokan luar, artinya kita belum benar-benar aman,” sebutnya.

Dari sembilan juta hektare lahan yang dimiliki Kaltim namun hanya sekitar 63 ribu hektare yang digunakan secara efektif untuk memproduksi padi.

Firnadi membeberkan pihaknya telah mengkaji kebutuhan anggaran sektor pertanian untuk tahun 2026. Namun, karena adanya regulasi Permendagri 900/2024 yang membatasi peran Pemerintah dalam penyediaan sarana dan prasarana pertanian membuat langkah mereka terkendala.

“Petani butuh alat dan bantuan langsung. Sayangnya, regulasi yang baru justru mempersempit ruang provinsi untuk memberikan dukungan itu. Ini harus segera dicari jalan keluarnya,” ucapnya.

Dirinya mengatakan bahwa ketahanan pangan tidak hanya diukur dari indeks atau peringkat. Namun juga diliat dari produksi pangan secara mandiri dan berkelanjutan.

Firnadi mendorong pemerintah untuk memperluas lahan produktif, mengoptimalkan program pertanian, serta memastikan dukungan kepada petani tersalurkan dengan tepat.

“Kalau produksi daerah kuat, ketahanan ekonomi kita juga akan lebih stabil,” tutupnya. (Dry/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  DPRD Kaltim Dorong Pembenahan Penuh Layanan Di RSUD AWS Samarinda
Back to top button