DPRD KukarPariwara

Erwin Dorong Pemanfaatan Lahan Tidak Produktif Jadi Sumber PAD Baru

 

Garda.co.id, Tenggarong– Dalam dinamika pembahasan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kutai Kartanegara (Kukar) 2025–2029, muncul satu perhatian khusus dari Anggota Komisi I DPRD Kukar, Erwin.

Ia menyoroti peluang besar yang selama ini luput dari perhatian, yakni pemanfaatan lahan tidak produktif di wilayah Dapil VI.

Menurutnya, masih banyak lahan di kawasan tersebut yang dikuasai perusahaan namun tidak lagi dimanfaatkan. Ironisnya, sebagian lahan justru sudah dipakai oleh pihak tertentu tanpa dasar hukum yang jelas.

“Kalau dikelola secara resmi, lahan-lahan ini bisa mendatangkan PAD untuk Kukar,” ujarnya.

Erwin menjelaskan, sebagian lahan itu berstatus Hak Guna Usaha (HGU) yang kini terbengkalai. Namun, pemerintah daerah belum mengambil langkah nyata untuk menjadikannya sumber pendapatan baru.

Padahal, jika dikelola melalui perusahaan daerah atau badan khusus, lahan tersebut bisa memberi manfaat ekonomi berkelanjutan.

“Visi-misi RPJMD juga menekankan pentingnya kelestarian dan optimalisasi sumber daya. Jadi ini sebenarnya sangat sejalan,” tambahnya.

Gagasan tersebut, menurut Erwin, bisa menjadi bagian dari strategi membangun pusat-pusat ekonomi baru yang berbasis potensi lokal.

Ia menekankan bahwa penguatan PAD tidak boleh hanya mengandalkan sektor pajak dan retribusi, tetapi juga perlu menggali aset fisik yang bisa dioptimalkan.

“Kalau dibiarkan, lahan ini hanya akan jadi beban. Tapi kalau dikelola dengan baik, bisa menjadi kekuatan ekonomi baru untuk Kukar,” jelasnya.

Lebih jauh, Erwin mendorong agar ada regulasi yang jelas terkait pemanfaatan lahan tidur. Dengan begitu, pemerintah daerah memiliki dasar kuat untuk mengelola aset tersebut demi kepentingan masyarakat luas.

Ia pun menegaskan bahwa DPRD siap hadir sebagai mitra strategis, baik dalam mendukung kebijakan maupun dalam mengawasi pelaksanaannya.

BACA JUGA :  Anggarkan Rp 600 Miliar, Pemprov Fokus Penanganan Jalan dan Jembatan di Jalur Kutim-Berau

“Komitmen kami adalah memastikan setiap aset daerah benar-benar memberi manfaat bagi masyarakat,” pungkasnya. (Adv/fa)

Back to top button