Garda.co.id, PPU – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU) menyatakan dukungan penuh terhadap program Brigade Pangan yang digagas oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian. Program ini dinilai sebagai solusi untuk menjawab tantangan regenerasi petani yang kian mendesak, khususnya di wilayah PPU.
Wakil Ketua Komisi II DPRD PPU, Sujiati, menilai kehadiran Brigade Pangan sangat membantu petani dalam meningkatkan produksi, sekaligus menjadi jembatan untuk menarik minat generasi muda agar mau berkecimpung di sektor pertanian.
“Petani kita saat ini sudah banyak yang berusia lanjut. Kalau tidak kita dorong anak-anak muda untuk ikut, siapa yang akan melanjutkan pertanian ke depan?” ucap Sujiati.
Brigade Pangan merupakan program yang melibatkan kelompok beranggotakan 15 orang untuk mengelola lahan pertanian seluas 200 hektare. Program ini didukung penuh melalui pendanaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), termasuk penyediaan alat-alat pertanian modern.
Menurut Sujiati, modernisasi pertanian yang ditawarkan dalam program ini sangat penting. Ia menyebutkan adanya bantuan alat seperti rotavator dan combine harvester mampu memudahkan proses tanam hingga panen, serta menarik minat pemuda.
“Alat-alat modern sangat membantu. Saat ini sudah masuk masa tanam kedua dan bantuan peralatan sudah mulai digunakan,” paparnya.
Namun ia juga menyadari, kendala utama saat ini adalah kurangnya keterlibatan pemuda. Banyak generasi muda yang belum melihat pertanian sebagai profesi yang menjanjikan.
“Kami masih kesulitan merekrut anak-anak muda. Saat ini masih banyak melibatkan kelompok tani yang anggotanya sudah berumur,” keluhnya.
DPRD melalui Komisi II berkomitmen melakukan pendekatan dan sosialisasi kepada pemuda, termasuk membentuk kelompok tani muda dan memberikan motivasi bahwa pertanian dapat menjadi sumber penghasilan yang menjanjikan.
“Kalau program ini berjalan dengan baik, tidak mustahil petani muda bisa meraih penghasilan hingga Rp10 juta per bulan seperti yang disampaikan Presiden Prabowo,” ujarnya. (Dry/Adv)






