Pariwara

Proyek Penanganan Banjir Lembuswana Hampir Tuntas, Walikota: Tahun Depan Dilanjutkan Pelebaran Drainase

Garda.co.id, Samarinda – Kegiatan penanganan banjir terus dilakukan Pemkot Samarinda, salah satunya pembangunan drainase yang saat ini berlangsung di Simpang Lembuswana. Kegiatan tersebut diketahui merupakan lanjutan dari kegiatan tahun 2021 lalu yang harus diselesaikan, untuk mengoptimalkan kegiatan sebelumnya.

Selasa (1/10/2022) Wali Kota Samarinda Andi Harun kembali melakukan pemantauan lapangan, bersama sejumlah pejabat terkait guna memastikan proyek ini berjalan sesuai harapan. Ia memastikan saat ini kegiatan pengerjaan penanganan banjir di lokasi tersebut sudah berjalan sesuai perencanaan.

“Tinggal sedikit lagi menyambung daerah crossing, tinggal beberapa meter lagi,” ujar Andi Harun.

Namun ia memberi catatan selama proyek ini masih berjalan, harus disesuaikan dengan lalu lintasnya. Sebab ia juga perlu memastikan agar arus lalu lintas tetap berjalan lancar namun proyek juga tetap dikebut sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.

“Jadi kegiatan proyeknya harus tetap jalan dan kegiatan lalu lintasnya juga harus dibuka sebagian, sehingga pastinya memengaruhi pekerjaan kan, tetapi tetap on progress,” tuturnya.

Tak hanya di satu titik, tinjauan kali ini juga menyasar drainase yang ada di sisi Jalan M Yamin. Ia meminta agar proyek selanjutnya juga perlu menyasar perbaikan untuk drainse di lokasi tersebut.

“Insya Allah tahun depan, selain perlebaran parit di pinggiir itu sampai ke arah tanjakan di sekitar pengadilan tinggi, kami akan benahi kedalaman dan kemungkinan perlebaran. Termasuk di sebelah kanan diduga ada masalah elevasi (buangan) di sekitar atm mandiri, dan di jalan keluar lembuswana, juga akan dibenahi,” papar Andi Harun.

Ia juga menegaskan bahwa proyek pengendalian banjir di Simpang Lembuswana ini menjadi salah satu proyek yang masuk dalam Monitoring Control for Prevention (MCP). Dalam hal ini merupakan program yang telah terintegrasi dikembangkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memudahkan monitoring dalam upaya koordinasi dan supervisi pencegahan korupsi. “Tahun depan akan dilanjutkan lagi, untuk pemasangan pompa di Gang 8 Jalan Dr Sutomo,” tandasnya.(Im/Adv)

BACA JUGA :  Peringatan Peristiwa Perjuangan Merah Putih Harus Masuk Dalam Agenda Pemprov

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

+ 66 = 73

Back to top button