DPRD Kukar Dorong Sekolah Sediakan Hotline Pengaduan untuk Anak
Garda.co.id, Tenggarong– Anggota Komisi IV DPRD Kutai Kartanegara (Kukar), Akhmad Akbar Haka Saputra, menegaskan pentingnya menghadirkan ruang aman bagi anak-anak agar mereka bisa menyampaikan keluhan dan masalah yang dihadapi.
Menurutnya, dunia pendidikan bukan hanya soal transfer ilmu, tetapi juga tempat anak-anak tumbuh dengan rasa aman dan percaya diri.
Pernyataan itu disampaikan saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kukar, beberapa waktu lalu di ruang rapat Komisi I DPRD Kukar, yang membahas kasus dugaan pencabulan terhadap santri di salah satu pesantren di Kabupaten Kutai Kartanegara.
Akbar menyampaikan gagasan agar sekolah dan lembaga pendidikan berbasis asrama menyediakan hotline pengaduan khusus.
Melalui jalur ini, anak-anak dapat lebih mudah berbicara ketika menghadapi masalah yang membuat mereka tertekan.
โAnak-anak sering kali tidak berani bercerita, bahkan kepada orang tuanya sendiri. Karena itu, harus ada nomor aduan yang jelas, ditempel dalam bentuk stiker besar di sekolah atau asrama. Dengan begitu, mereka tahu ada tempat aman untuk melapor,โ jelas Akbar.
Menurut Akbar, langkah ini akan membantu anak-anak merasa tidak sendirian. Kehadiran hotline menjadi simbol kepedulian negara dan lembaga pendidikan terhadap keselamatan mereka.
Ia menilai hal sederhana ini bisa menjadi terobosan penting untuk pencegahan kasus yang tidak diinginkan.
Hotline, lanjutnya, tidak sekadar alat komunikasi, tetapi juga menjadi saluran untuk mendengarkan suara anak-anak.
โKita ingin mereka tahu bahwa ada telinga yang siap mendengar, ada hati yang siap memahami, dan ada tangan yang siap melindungi,โ ucapnya.
Selain itu, Akbar juga menekankan pentingnya pendampingan psikologis ketika ada laporan masuk. Tidak cukup hanya menerima aduan, tetapi harus ada tindak lanjut yang menyeluruh agar anak merasa benar-benar dilindungi.
Ia menegaskan, usulan ini bukan semata-mata bersifat reaktif, melainkan bagian dari strategi pencegahan jangka panjang. Akbar ingin dunia pendidikan menjadi ruang paling aman, tempat anak-anak bisa tumbuh dengan bahagia.
โKami di DPRD Kukar akan terus berkomitmen mengawal isu ini. Hotline pengaduan bukan sekadar nomor telepon, tapi bukti bahwa anak-anak kita selalu punya ruang untuk bersuara,โ tutupnya. (Adv/fa)






