DPRD KALTIMPariwara

Jalankan Reses Di 12 Titik Sepanjang Kota Samarinda, Darlis Terima Berbagai Kebutuhan

Garda.co.id, Samarinda – Di tengah kesibukan para legislator, Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Muhammad Darlis Pattalongi, telah menyelesaikan resesnya di 12 titik yang tersebar di penjuru Kota Samarinda, selama melakukan reses dirinya mencatat berbagai aspirasi dan masukan masyarakat .

Selama sepekan, dari akhir Oktober hingga awal November, Darlis kembali menjelajahi wilayah-wilayah Samarinda yang sebelumnya juga sempat dilalukan saat masa kampanye pencalonan dirinya.

Di sana, dirinya menerima berbagai kebutuhan dari Infrastrukur penerangan jalan, sektor pendidikan, sektor kesehatan bahkan sektor pertanian pun hadir dalam aspirasi tersebut.

Aspirasi ini mencerminkan kebutuhan yang kerap luput dari perhatian kota besar dan kebutuhan nyata lainnya yang dapat meningkatkan kehidupan mereka.

Di Kecamatan Sungai Kunjang, warga berbicara tentang keinginan sederhana yakni lampu jalan. Dalam kegelapan yang kerap melingkupi gang-gang kecil di sana, permintaan akan lampu jalan melalui PLTS (Pembangkit Listrik Tenaga Surya) menjadi sebuah simbol harapan.

“Kalau malam, jalanan di sini gelap sekali, jadi penerangan sangat kami butuhkan,” ucap salah satu warga kepada Darlis.

Selain lampu jalan, ada juga permintaan unik yang lahir dari daerah ini yaitu bibit tanaman lemon untuk membangun “kampung lemon” yang sudah mereka impikan sejak lama. Gagasan ini sederhana, tetapi mencerminkan semangat dan kreativitas warga yang ingin menata wilayahnya dengan cara unik.

Tak hanya itu, di sini juga mereka ingin pembangunan posyandu yang lebih baik serta adanya gapura selamat datang, sebuah gerbang kecil yang melambangkan kebanggaan komunitas.

Kondisi fasilitas umum lainnya juga menjadi sorotan masyarakat di sejumlah wilayah. Di Sempaja Utara, warga mengeluhkan kondisi infrastruktur menuju tempat ibadah atau langgar yang menurut mereka membutuhkan perbaikan. Mereka juga menyuarakan masalah lama, pemasangan dan perbaikan pipa PDAM yang kerap macet, hingga mengganggu kebutuhan air sehari-hari.

BACA JUGA :  Ahmad Yani Dorong Komitmen Bersama Wujudkan Tambang Ramah Lingkungan di Kukar

Tak berhenti di situ, di Sungai Pinang, warga menginginkan perbaikan drainase untuk mengatasi masalah banjir yang kerap datang ketika hujan deras, serta bantuan beasiswa bagi anak-anak mereka. Tuntutan ini bukan hanya soal infrastruktur atau fasilitas, melainkan bagian dari upaya mereka dalam mencari kesejahteraan di tengah keterbatasan.

Tak hanya infrastruktur kecil, permintaan akan peningkatan status fasilitas kesehatan juga mengemuka. Di Loa Janan Ilir, mereka menginginkan peningkatan status puskesmas pembantu menjadi lebih layak untuk bisa melayani kebutuhan warga yang tidak sedikit jumlahnya. Begitu pula dengan perbaikan jalan, jembatan, hingga semenisasi gang yang selama ini kurang mendapat perhatian.

Di tengah semua harapan itu, satu yang paling mencuri perhatian adalah permintaan pengadaan mobil ambulans. Bagi banyak warga di wilayah terpencil ini, ambulans bukan sekadar kendaraan, melainkan jembatan hidup yang mampu membawa seseorang menuju layanan medis saat dibutuhkan.

Darlis memahami bahwa suara-suara ini adalah suara dari hati yang mereka sampaikan untuk menunjang kehidupan sehari-hari masyarakat , dan sebagai wakil rakyat, tugasnya tak selesai hanya dengan mendengar.

Dirinya menegaskan, aspirasi yang didengarnya akan dibawa ke rapat-rapat bersama pemerintah daerah. Bagi Darlis, tak perlu menunggu agenda reses untuk berbicara dengan warga, karena baginya, Kantor DPRD Kaltim adalah rumah rakyat yang pintunya selalu terbuka.

“Ini (reses) sudah perintah undang-undang. Tapi masyarakat juga bisa datang langsung mengadu ke kantor,” imbuhnya penuh harap agar Kantor DPRD bisa benar-benar menjadi wadah dialog masyarakat.

“Kami terbuka untuk masukan apa saja,” kata penutupnya, seakan mengajak semua masyarakat untuk lebih aktif dan berani menyampaikan apa yang mereka inginkan demi terciptanya kehidupan yang lebih baik di Samarinda. (Dery/Adv/DPRDKaltim)

BACA JUGA :  30 Persen Keterwakilan Perempuan dalam Politik, Puji Dukung Kaum Hawa Masuk Parlemen
Back to top button